Thursday, June 18, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Pasar Dwikora Pematangsiantar Terbakar, Puluhan Kios Monja dan Ulos Hangus Dilalap Api

Mistar.idKamis, 18 Juni 2026 05.24
journalist-avatar-top
AS
pasar_dwikora_pematangsiantar_terbakar_puluhan_kios_monja_dan_ulos_hangus_dilalap_api

Kobaran api melahap puluhan kios di Pajak Parluasan atau Pasar Dwikora, Kota Pematangsiantar, Kamis (18/6/2026) dini hari. (Foto: Abdi/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Kebakaran hebat melanda Pasar Dwikora atau yang lebih dikenal masyarakat Kota Pematangsiantar sebagai Pajak Parluasan pada Kamis (18/6/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Amukan si jago merah melahap puluhan kios pedagang yang berisi pakaian bekas impor (monja), kain ulos, sepatu, hingga komoditas pangan seperti bawang dan cabai.

Menurut kesaksian sejumlah pedagang dan warga di lokasi kejadian, kobaran api menjalar dengan sangat cepat dari salah satu ujung kompleks pasar. Meski titik awal munculnya api belum diketahui secara pasti, dalam waktu sekitar 10 menit api sudah membesar dan merembet ke sejumlah kios di kawasan tersebut.

“Api tiba-tiba langsung membesar dan membakar kios-kios yang menjual monja, kain ulos, sepatu, bawang, dan cabai,” ujar seorang pedagang, Aldi, kepada Mistar.id.

Warga lainnya, Sianturi, mengungkapkan bahwa sebelum api membesar dan membumbung tinggi, sempat terdengar suara ledakan cukup keras dari arah ujung pasar yang berada di dekat area toilet.

“Baru kali ini terbakar. Tadi ada suara ledakan, lalu muncul asap hitam,” ungkapnya di lokasi kejadian.

Situasi di Pajak Parluasan sempat diwarnai kepanikan. Sejumlah pedagang yang tiba di lokasi berupaya mengevakuasi barang dagangan mereka untuk meminimalkan kerugian. Kain ulos dan tumpukan sepatu tampak dipindahkan secara darurat ke area yang lebih aman.

Hingga berita ini diturunkan, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pematangsiantar dan PT STTC, dibantu warga, masih berjibaku memadamkan sisa kobaran api dan melakukan pendinginan di lokasi kejadian.

Belum ada laporan resmi terkait total kerugian materiil maupun kemungkinan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN