Oknum BPN Deli Serdang Dituding Kongkalikong Alihkah Status Tanah Negara di Medan Estate

Para demonstran menyampaikan orasinya di depan Polda Sumut. (foto: mistar/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Belasan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Sumatera Utara (Sumut), menggelar aksi unjuk di depan gerbang SPKT Polda Sumut, Jalan SM Raja, Medan, Senin (5/1/2026) sore.
Dalam orasinya, para demonstran mendesak Kapolda Sumut untuk segera memeriksa salah satu pejabat di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Deli Serdang berinisial YI yang diduga kuat melakukan kongkalikong dengan salah satu pengembang untuk mengalihkan status tanah negara yang berada di Medan Estate.
Fauzan Al Rashid, selaku koordinator aksi mengatakan, kehadiran pihaknya di depan Polda Sumut, untuk meminta dan mendesak Kapolda Sumut agar segera memeriksa oknum BPN Deli Serdang berinisial YI. Mereka menilai YI (oknum BPN) tersebut diduga melakukan kongkalikong dengan pihak pengembang.
“Kita anggap oknum tersebut melakukan kongkalikong dengan salah satu pengembang yang berada di Medan estate yaitu Ciputra. Oknum BPN ini diduga melakukan pelepasan aset, dari HGU ke HGB melalui oknum tersebut ke pengembangan,” ujar Fauzan.
Fauzan menyebut, lahan yang dilepaskan oleh oknum tersebut ke pihak pengembang cukup luas. “Untuk luas masih belum bisa kita pastikan, tetapi dari jangkauan mata luasnya cukup besar. Jadi untuk melepaskan aset inikan harus ada izin dari BPN. Ini merupakan dugaan terbesar kami, makanya kami bawa isu ini ke Polda Sumut,” katanya.
Untuk itu, Fauzan dan rekan-rekannya mendesak Kapolda Sumut untuk memeriksa oknum pejabat berinisial YI Oknum BPN Deli Serdang. Dia mengatakan, aksi kali ini bukan lah pertama kalinya. Fauza menyebut, beberapa hari sebelumnya pihaknya telah menggelar aksi unjuk rasa serupa namun belum ada hasilnya.
“Jadi kami datang ke sini untuk meminta bapak Kapolda memeriksa oknum pejabat BPN tersebut. Ini kami sudah aksi kedua kalinya, Yang pertama kami sudah melayangkan Dumas ke Krimum dan Krimsus namun hingga 3x24 jam belum ada tanggapan, makanya kami datang ke sini dengan massa yang lebih ramai. Jika tidak diindahkan, kita mengajak kawan-kawan dari Bem SI yang berada di Sumatera Utara ke depan Polda Sumut untuk aksi lagi sampai tuntutan kami terpenuhi,” ucapnya.
PREVIOUS ARTICLE
Ruko Tiga Lantai dan Mobil Terbakar di Jalan Logam




















