Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Marak Pungli dan Pelemparan Batu di Belawan, Sopir Truk Diteror Bandit Jalanan

Mistar.idSabtu, 24 Januari 2026 17.33
journalist-avatar-top
KP
marak_pungli_dan_pelemparan_batu_di_belawan_sopir_truk_diteror_bandit_jalanan

Salah satu mobil korban lemparan mengalami pecah kaca sampingnya. (foto:kamaluddin/mistar)

news_banner

Medan, Mistar ID

Kasus pungutan liar (pungli), pemerasan, dan bajing loncat sudah tidak asing didengar dan dialami para pengemudi truk barang yang sering melintas di Belawan. Para sopir diminta untuk waspada. Pasalnya, marak pelemparan batu yang ditujukan kepada sopir truk di simpang Kampung Salam, Belawan, Medan Belawan.

Dengan berbagai alasan, bandit jalanan yang terbilang meresahkan tersebut meminta sejumlah uang kepada para sopir. Bila tidak diberi, truk pasti dirusak, ujar salah seorang sopir yang namanya minta disamarkan, Sabtu (24/1/2026). Lebih lanjut, korban tidak melaporkan kejadian ke polisi. Mereka berkomplot; bila ada yang tertangkap, kawanan yang lain akan meneror kita, bang, ujarnya.

Perlakuan bandit jalanan itu telah bertahun-tahun lamanya terjadi sehingga dianggap menimbulkan kamtibmas yang tidak kondusif. Padahal, kamtibmas kondusif di kawasan pelabuhan terpenting di Indonesia itu merupakan faktor utama agar roda perekonomian Kota Medan dapat berputar.

Semisal salah seorang sopir, Andika (39), yang membawa truk kontainer BK 8113 XI. Truk kontainer Mitsubishi tersebut menjadi korban keberingasan bandit jalanan di kawasan Labuhan dengan lemparan batu tiga hari lalu.

Informasinya, truk kontainer Mitsubishi yang dibawa Andika BK 8113 XI telah diikuti mulai simpang Kampung Salam, Belawan. Ia baru tersadar setelah berada di kawasan Labuhan, ketika kaca truk dilempar batu hingga pecah.

Kini, truk kontainer yang dibawa Andika mengalami kerusakan parah. Kaca depan sebelah kanan dari dalam hancur berlubang akibat terkena bongkahan batu.

Aksi bandit jalanan yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB tersebut memicu banyak hujatan para netizen terkait pengamanan Pelabuhan Internasional Belawan.

“Apa petugas pengamanan tidak ada? Padahal Pelabuhan Internasional Belawan adalah urat nadi perekonomian Sumatra Utara, terkhusus pendapatan Kota Medan,” ujar Herman (53), salah seorang warga Medan Deli.

Sebelumnya, Riki (31) juga merupakan korban pelemparan batu di kawasan Kampung Salam. Namun, ia berhasil terhindar dari lemparan tersebut.

Hingga kini, perlakuan para pemalak masih terus berkeliaran dan meneror para sopir yang beraktivitas di kawasan Belawan, khususnya yang mengangkut kontainer dari Pelabuhan Internasional Belawan.

Kapolsek Belawan AKP Ponijo, ketika dikonfirmasi, menyebutkan pihaknya tetap mengadakan patroli rutin di kawasan rawan tindak kriminal. Buktinya, Sabtu (23/1/2026), Polsek Belawan bersama pihak Polres Belawan mengamankan puluhan pelaku pungli di kawasan P. Sicanang, Belawan, ujarnya. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN