Marak Curanmor di Parapat, Warga Resah dan Desak Polisi Bertindak

Ilustrasi. (Foto: Net/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID
Aksi pencurian sepeda motor kembali meresahkan warga Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun. Dalam dua hari berturut-turut, laporan kehilangan kendaraan bermotor masuk ke Polsek Parapat. Namun hingga kini, belum ada kejelasan terkait perkembangan pengungkapan kasus tersebut.
Peristiwa pertama dialami S. Lumbanraja. Sepeda motor miliknya hilang di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Parapat, sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (20/02/2026). Saat itu, kendaraannya diparkir tak jauh dari kediamannya sebelum akhirnya raib saat hendak digunakan kembali.
"Saya sudah melaporkan ke Polsek Parapat, tetapi sampai sekarang belum ada perkembangan yang jelas," ujarnya, Senin (23/2/2026).
Bagi Lumbanraja, sepeda motor tersebut merupakan satu-satunya alat transportasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Kehilangan itu tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga mengganggu pekerjaannya.
Belum reda keresahan warga, kasus serupa kembali terjadi pada Sabtu siang (21/02/2026). J. Manurung juga menjadi korban pencurian sepeda motor. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait hasil penyelidikan maupun identitas terduga pelaku.
Rentetan kejadian dalam waktu berdekatan ini memunculkan kekhawatiran akan meningkatnya aksi curanmor di wilayah Parapat. Warga menilai diperlukan langkah cepat dan terukur dari aparat kepolisian untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Masyarakat berharap Polsek Parapat meningkatkan patroli rutin, terutama di kawasan permukiman dan titik-titik rawan, serta memberikan informasi terbuka mengenai perkembangan penanganan perkara. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memulihkan rasa aman.
Hingga saat ini, warga masih menunggu langkah konkret aparat dalam mengungkap pelaku dan menekan angka pencurian kendaraan bermotor di Parapat. (hm25)












