Kecelakaan Tragis di Simalungun: Cerita Wahyudi Lolos dari Maut Saat Truk Sembako Hancurkan Warungnya

Wahyudi pemilik warung ayam penyet. (foto: abdi/mistar)
Simalungun, MISTAR.ID
Sabtu (7/2/2026) malam, yang seharusnya menjadi waktu mencari nafkah bagi Wahyudi, 27 tahun, berubah menjadi momen mencekam yang sulit dilupakan.
Jalan Medan KM 8, Simpang Pasar Baru, Kelurahan Sinaksak, Kabupaten Simalungun, mendadak riuh bukan karena pelanggan. Dentuman keras menghantam bangunan. Truk hantam truk, hingga tewaskan pengendara motor.
Truk besar Fuso bermuatan sembako BK 8735 WP menghantam Colt Diesel BK 8139 WS, serta Honda Vario BK 3572 TBX.
Tak hanya itu, truk yang mengalami rem blong meluncur deras menyeruduk warung ayam penyet milik Wahyudi dan sebuah toko kelontong warga.
Saat ditemui di lokasi, Wahyudi masih syok. Ia menceritakan betapa dekatnya ia dengan maut saat sedang bersiap-siap di bagian belakang warung.
"Saya lagi di belakang, fokus nyiapin dagangan. Tiba-tiba ada suara benturan keras sekali, suaranya makin mendekat. Begitu saya lari ke depan, semuanya sudah hancur," kenang Wahyudi menceritakan kronologi kejadian.
Pemandangan di depannya memilukan. Gerobak andalannya, meja, kursi, hingga peralatan masak yang sehari-hari ia gunakan untuk menyambung hidup, berserakan menjadi puing akibat hantaman truk.

Kondisi warung milik wahyudi. (foto: abdi/mistar)
Meski usahanya kini lumpuh total dan mengalami kerugian materil yang cukup parah, Wahyudi masih menyimpan rasa syukur.
Sebab, kecelakaan terjadi sesaat sebelum ia menyalakan lampu, tanda warungnya mulai beroperasi.
"Untung waktu itu belum buka. Saya masih beres-beres. Kalau seandainya sudah ada pelanggan yang duduk makan, mungkin ceritanya akan lain lagi. Saya bersyukur masih diberi keselamatan," katanya.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan besar ini.
BERITA TERPOPULER























