Kebakaran Paduppa Resort Bira, 1 Tewas Terjebak di Kamar Mandi

Kebakaran Paduppa Resort Bira. (foto:berita.news/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Kebakaran hebat melanda Paduppa Resort di kawasan wisata Bira, Kabupaten Bulukumba, Selasa (3/3/2026) siang. Insiden tragis tersebut menyebabkan satu orang penghuni meninggal dunia setelah diduga terjebak di dalam toilet kamar penginapan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.35 WITA. Api dengan cepat melahap bangunan penginapan yang berada di jalur utama destinasi wisata pesisir selatan Bulukumba. Kepulan asap tebal terlihat membumbung dan menjadi perhatian warga sekitar serta wisatawan yang tengah melintas.
Salah seorang warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi mengatakan kebakaran terjadi di area bangunan utama penginapan. Informasi awal mengenai peristiwa ini juga dikutip dari Antara.
Kabar tersebut dibenarkan Kabid Humas dan Layanan Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad. Sementara itu, Pelaksana Tugas Kasat Pol PP dan Damkar Bulukumba, Andi Hasbullah, mengungkapkan pihaknya menerima laporan pada pukul 12.35 WITA dan langsung mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran ke lokasi.
“Hingga petang, proses pemadaman masih berlangsung dan petugas melakukan penyisiran untuk memastikan kondisi dalam bangunan,” ujarnya.
Korban Terjebak di Toilet
Di tengah upaya pemadaman, kabar duka datang dari salah satu penghuni yang tidak sempat menyelamatkan diri. Korban ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjebak di dalam toilet kamar saat api membesar.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum diumumkan secara resmi. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Terjadi di Kawasan Wisata Ikonik
Paduppa Resort berada di kawasan Tanjung Bira, salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Sulawesi Selatan. Wilayah ini dikenal dengan pasir putih dan panorama lautnya yang menjadi magnet wisatawan domestik maupun mancanegara.
Letaknya yang berada di jalur utama menuju kawasan wisata membuat kebakaran ini menyita perhatian luas. Selain berdampak pada operasional penginapan, insiden tersebut juga berpotensi memengaruhi citra pariwisata setempat.
Manajemen Janji Hubungi Tamu dalam 72 Jam
Pasca-kejadian, manajemen Paduppa Resort menyampaikan pemberitahuan resmi melalui media sosial. Dalam pengumuman tersebut, pihak pengelola memastikan akan menghubungi seluruh tamu yang telah melakukan reservasi selambat-lambatnya dalam waktu 3×24 jam atau 72 jam.
“Tim Paduppa akan menghubungi seluruh tamu yang telah melakukan reservasi selambat-lambatnya dalam waktu 3×24 jam,” tulis manajemen dalam pernyataan resminya.
Pihak resort juga menyampaikan apresiasi atas kesabaran, doa, dan dukungan dari masyarakat. Sejumlah warganet terlihat membanjiri kolom komentar dengan ungkapan simpati dan harapan agar seluruh pihak yang terdampak diberi ketabahan.
Langkah komunikasi tersebut dinilai sebagai upaya memberikan kepastian kepada tamu sekaligus menjaga komitmen pelayanan di tengah situasi darurat. Namun hingga kini, manajemen belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran maupun estimasi kerugian.
Proses Penyelidikan Berlangsung
Petugas masih melakukan penyisiran dan pendinginan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Aparat kepolisian juga mulai mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap penyebab kebakaran.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan dan sistem proteksi kebakaran di kawasan penginapan wisata, terutama di destinasi yang memiliki tingkat kunjungan tinggi seperti Bira.
Hingga kini, pihak berwenang masih terus berkoordinasi dan perkembangan terbaru akan disampaikan setelah proses investigasi selesai.
(berbagaisumber/ai/hm27)













