Jelang Sahur, Rumah Wartawati di Desa Suka Raja Batu Bara Dibobol Maling

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Batu Bara, MISTAR.ID
Aksi pencurian dengan merusak pintu belakang kembali terjadi di Dusun Gelembis, Desa Suka Raja, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (28/2/2026) sekira pukul 03.00 WIB.
Korban bernama Mariati AB, 53 tahun, berprofesi sebagai wartawati menjelaskan peristiwa pencurian tersebut pertama kali diketahui putrinya, Nada Suci Ananda, 20 tahun.
“Saat itu sekira pukul 03.00 WIB, anak kami hendak memasak untuk keperluan sahur. Saat mencoba menyalakan kompor, anak saya menemukan kompor gas tidak dapat menyala. Setelah diperiksa, ternyata tabung gas yang seharusnya terpasang sudah tidak ada di tempatnya,” ucap Mariati.
Mariati mengatakan satu jam sebelumnya mendengar gonggongan anjing cukup keras. Ia menduga suara gonggongan anjing tersebut membuat maling yang masuk ke dapur mereka langsung melarikan diri dan hanya sempat mengambil tabung gas elpiji isi 3 kilogram.
Kekesalan Mariati bukan hanya karena hilangnya tabung gas, melainkan juga terganggunya aktivitas rumah tangga di bulan Ramadan.
“Kami sulit menyediakan makanan untuk sahur. Tapi yang lebih parah, kejadian ini bukan kali pertama. Banyak warga yang telah menjadi korban pencurian,” sebut Mariati.
Diungkapkan Mariati, Desa Suka Raja saat ini berada dalam suasana ketakutan karena hampir setiap hari ada rumah yang dibobol maling. Barang yang hilang beragam jenis, mulai dari peralatan rumah tangga sehari-hari hingga barang berharga seperti elektronik, perlengkapan makan, ternak, dan uang tunai. Bahkan dua malam sebelumnya, tiga roda dari mobil yang diparkir di garasi hilang karena dicuri.
“Kejadiannya terus berulang dan tidak ada tindakan nyata dari pihak berwajib untuk menangani masalah ini. Padahal kami sudah sering melaporkan pencurian kepada Kepala Desa Suka Raja dan Polsek Indrapura serta Polres Batu Bara, tapi hingga saat ini belum ada kejelasan hasil penyelidikan,” kesalnya.
Bersama warga Dusun Gelembis, Desa Suka Raja, Mariati memberikan pernyataan tegas terkait kasus yang terus terjadi. Mereka mengajak Kepala Desa, Kepala Dusun Gelembis, dan instansi keamanan untuk segera bertindak.
“Jangan biarkan permukiman kami terus disatroni maling. Ini membuat warga merasakan ketakutan setiap hari,” ucap Mariati mewakili warga.
Mariati berharap Kepala Desa dan Polsek Indrapura mengaktifkan ronda malam dengan melibatkan warga secara bergiliran.
“Kami mendesak pembentukan serta pengembangan Satuan Keamanan Masyarakat (Linmas) yang aktif dan terkoordinasi dengan pihak kepolisian, serta proses penyelidikan yang transparan, cepat, dan tegas terhadap pelaku beserta tindak lanjut hukum yang sesuai,” tuturnya.
Peristiwa pencurian ini viral di media sosial Facebook setelah diposting akun @Mariati AB Sinulingga. Berbagai komentar dan tanggapan diberikan warganet menyikapi kejadian tersebut.
Bahkan akun Facebook Azmi Ami mengaku pernah menjadi korban kemalingan dan banyak barang-barangnya yang hilang.
Hingga saat ini belum diperoleh tanggapan dari pemerintah desa maupun Polsek Indrapura terkait peristiwa pencurian tersebut. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Kios Ponsel di Jalinsum Tanah Merah Batu Bara Ludes Dilalap ApiBERITA TERPOPULER






















