Jalan Rusak, Warga Blokir Akses Jalan ke Lokasi Wisata Bukit Lawang Langkat

Aksi sejumlah warga memblokir jalan utama sebagai bentuk protes agar jalan segera diperbaiki. (foto: istimewa/mistar)
Langkat, MISTAR.ID
Akses jalan protokol yang menghubungkan Kota Binjai menuju kawasan wisata Bukit Lawang Kabupaten Langkat sempat lumpuh total akibat warga blokir jalan di Simpang Tiga Jalan Merdeka, Kelurahan Tanjung Langkat, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Senin (6/4/2026).
Aksi damai yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut merupakan bentuk protes masyarakat terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung mendapat perbaikan permanen selama lebih dari lima tahun.
Warga menyampaikan kerusakan jalan telah berdampak serius terhadap aktivitas sehari-hari. Selain debu tebal yang masuk ke rumah dan ruko, material batu dari badan jalan kerap terpental dan membahayakan pengguna jalan.
“Kondisi ini sudah berlangsung lama. Sering pengendara sepeda motor jatuh di sini. Kami hanya ingin kenyamanan dan keselamatan saat beraktivitas,” ujar salah seorang warga di lokasi.
Dalam aksinya, massa menutup badan jalan menggunakan berbagai benda seperti batang kayu, papan, galon kosong, hingga ban bekas, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah sempat terhenti total.
Mediasi dan kesepakatan
Plh Kapolsek Salapian, Iptu Jasmin, turun ke lokasi untuk melakukan mediasi bersama warga. Dialog yang turut melibatkan unsur Forkopimca Kecamatan Salapian akhirnya menghasilkan kesepakatan.
Adapun poin kesepakatan tersebut antara lain penyiraman jalan rusak sepanjang kurang lebih 500 meter. Penyiraman dilakukan empat kali sehari untuk mengurangi debu dan mencegah batu beterbangan. "Upaya ini dilakukan sementara hingga proses pengaspalan resmi dimulai," ujarnya.
Setelah tercapainya kesepakatan, warga secara sukarela membuka blokir jalan. Arus lalu lintas yang sebelumnya lumpuh berangsur normal dan kembali lancar.
Iptu Jasmin menyampaikan aksi berlangsung aman dan kondusif.
Pihak kepolisian juga akan terus memantau pelaksanaan kesepakatan tersebut guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap stabil.


















