Geng Motor Tawuran Dua Malam Berturut-turut di Tanjung Morawa

Geng motor terekam kamera warga tawuran. (Foto: dok warga/ mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
Sekelompok remaja yang diduga tergabung dalam geng motor terlibat aksi tawuran dan penyerangan terhadap warga selama dua malam berturut-turut.
Informasi dihimpun, aksi tawuran dan penyerangan warga tersebut terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Pasar 10, Desa Wonosari, Kecamatan Tanjung Morawa, pada Jumat malam.
Keributan berlangsung di badan jalan raya sehingga sempat membuat pengguna jalan ketakutan dan memilih menghindari lokasi kejadian.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab tawuran tersebut. Aparat kepolisian juga belum memastikan adanya korban luka maupun kerugian materi akibat aksi kelompok geng motor tersebut.
Salah seorang warga setempat, Zul Lubis, mengaku tidak mengetahui awal mula keributan. Namun, ia melihat sekelompok remaja saling kejar-kejaran sambil membawa berbagai senjata tajam.
“Mereka bawa banyak senjata tajam, ada lempar-lemparan juga. Mobil-mobil saja banyak yang tidak berani lewat karena takut kena sasaran,” ujar Zul, Minggu (11/1/2026).
Ia menambahkan, aksi tawuran tersebut membuat warga sekitar merasa ketakutan karena khawatir menjadi korban salah sasaran.
“Anak-anak geng motor itu tawuran, lempar batu, bawa tombak dan celurit panjang, kejar-kejaran. Kami ketakutan jadi sasaran,” katanya.
Baca Juga: TNI Kodim 0204/DS Gelar Patroli Motoris Cegah Begal dan Geng Motor di Bangun Purba–Silinda
Keluhan juga disampaikan warga lainnya terkait lambannya respons aparat kepolisian. Seorang warga bernama Sanjaya mempertanyakan upaya pencegahan yang dilakukan pihak kepolisian.
“Gerombolan geng motor bawa senjata tajam ramai-ramai di jalan raya, tapi seolah tidak terpantau. Datangnya juga lama, bagaimana masyarakat mau merasa aman,” keluhnya.
Kapolsek Tanjung Morawa jajaran Polresta Deli Serdang, AKP Jonni H Damanik, membenarkan adanya peristiwa tawuran tersebut. Ia menyebutkan pihak kepolisian telah melakukan pengamanan setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah mendapat laporan, kami langsung melakukan pengamanan dan saat ini situasi di lapangan sudah kondusif,” ujarnya singkat.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Tanjung Morawa.






















