Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Geng Motor Resahkan Warga Tanjung Morawa dan Batang Kuis, Polisi Diminta Bertindak

Mistar.idSenin, 12 Januari 2026 20.40
journalist-avatar-top
HS
geng_motor_resahkan_warga_tanjung_morawa_dan_batang_kuis_polisi_diminta_bertindak

Kawanan geng motor yang meresahkan warga. (foto: dokumentasi warga/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Aksi kelompok anak-anak yang diduga tergabung dalam geng motor kembali meresahkan masyarakat di wilayah Kecamatan Tanjung Morawa dan Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Keberadaan mereka dinilai mengganggu ketertiban umum karena kerap terlibat keributan, tawuran, serta melempari rumah warga. Sejumlah warga mengeluhkan aktivitas kelompok tersebut yang muncul pada malam hingga dini hari.

Beberapa titik yang disebut kerap menjadi lokasi berkumpul dan lintasan kelompok geng motor antara lain Jembatan Evergreen Desa Dalu Sepuluh A, kawasan depan Perumahan Citra Land Tanjung Morawa, Desa Dalu Sepuluh B, dan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Wonosari.

Mereka juga kerap melakukan konvoi di Desa Bandar Labuhan, Desa Limau Manis Pasar 14, Medan Senembah, serta Jalan Arteri Bandara di sekitar Sport Center Kecamatan Batang Kuis.

“Kalau di Dalu Sepuluh A, mereka biasanya lewat di atas pukul 02.00 WIB atau menjelang subuh. Sering kumpul di Jembatan Evergreen aliran Sungai Belumai. Warga melihat mereka membawa senjata tajam dan membuat resah,” ujar Fadel, warga Desa Dalu Sepuluh A, Senin (12/1/2026).

Sebelumnya, warga bersama Babinsa Koramil Tanjung Morawa sempat mengamankan tujuh orang yang diduga anggota geng motor di Jalan Pendidikan, Desa Dalu Sepuluh.

Dari lokasi tersebut, turut diamankan sejumlah senjata tajam dan anak panah. Ketujuh remaja tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Tanjung Morawa untuk ditindak lanjuti.

Namun, warga menilai penanganan tersebut belum menimbulkan efek jera. Pasalnya, para remaja tersebut dikabarkan hanya diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dan selanjutnya dikembalikan kepada orang tua masing-masing.

“Tidak ada pembinaan yang tegas sehingga aksi geng motor ini terus berulang dan membuat masyarakat tidak tenang,” ujar Syahrudin, warga Dalu Sepuluh A lainnya.

Menanggapi keluhan masyarakat, Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni Heryanto Damanik menyatakan pihaknya akan meningkatkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan.

“Kami akan terus meningkatkan patroli. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat atau mengetahui adanya aktivitas geng motor, supaya bisa segera kami tindaklanjuti,” ujar Jonni.

Pihak kepolisian berharap kerja sama masyarakat dapat membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Tanjung Morawa dan Batang Kuis.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN