Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Driver Ojol Diserang Begal di Jalinsum Tanjung Morawa-Lubuk Pakam, Alami Luka Sabetan Sajam

Mistar.idSelasa, 17 Februari 2026 14.36
AN
HS
driver_ojol_diserang_begal_di_jalinsum_tanjung_morawalubuk_pakam_alami_luka_sabetan_sajam

Ilustrasi begal. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Dedi, warga Pondok Bali, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, mengalami luka sabetan senjata tajam saat mempertahankan sepeda motornya dari upaya perampasan oleh tiga terduga pelaku begal, Selasa (17/2/2027) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dari arah Tanjung Morawa menuju Lubuk Pakam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban baru selesai bekerja dan dalam perjalanan pulang ketika dibuntuti tiga pria yang mengendarai sepeda motor Honda Vario.

Setibanya di depan SPBU Desa Perdamean, Kecamatan Tanjung Morawa, korban dipepet para pelaku.

Ketiganya diduga langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam dengan maksud merampas sepeda motor yang dikendarainya.

Korban yang menyadari adanya upaya pembegalan berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut diduga membuat para pelaku panik dan akhirnya melarikan diri tanpa berhasil membawa sepeda motor korban.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka sabetan di bagian tangan dan punggung. Usai kejadian, korban menghubungi keluarganya untuk meminta pendampingan pulang ke rumah.

Seorang saksi, yang merupakan pekerja di SPBU Desa Perdamean, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Tukang ojek dari arah Tanjung Morawa diserang begal. Dia luka di tangan dan belakang badannya karena dihantam dengan senjata tajam. Pelakunya kabur karena korban berteriak,” ujarnya.

Peristiwa ini menambah daftar kasus dugaan pembegalan di wilayah Kabupaten Deli Serdang.

Sejumlah warga mengaku resah, mengingat ruas Jalinsum Tanjung Morawa-Lubuk Pakam merupakan jalur utama yang ramai dilalui masyarakat, termasuk pekerja yang beraktivitas hingga malam hari.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan guna memberikan rasa aman bagi pengguna jalan. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN