BNNP Sumut Buru Bandar Pod Getar Jaringan Kamboja

Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumut, Kombes Pol Josua Tampubolon, saat memberikan keterangan. (Foto: Putra/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - BNNP Sumut menegaskan akan memburu bandar pod getar yang diduga berasal dari Kamboja. hal ini dikatakan Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho setelah pihaknya mengamankan dua pria berinisial RP, 33 tahun, dan MH alias D, 31 tahun, di Tanjungbalai pada September lalu. Keduanya diduga merupakan kaki tangan bandar yang berada di Kamboja.
"Saat kita amankan, kedua tersangka sempat melarikan diri dan membuang barang bukti," ucap Tatar, Jumat (9/10/2026).
Dari pengungkapan itu, lanjutnya, pihaknya mendapati barang bukti seberat 64,69 gram etomidate. Barang tersebut ditemukan di dalam plastik kresek hitam yang disimpan oleh keduanya.
"Peredaran pod getar yang mengandung etomidate ini menjadi atensi kita. Karena saat ini pod getar ini sangat digandrungi anak-anak muda," tuturnya.
Sementara itu, Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumut, Kombes Pol Josua Tampubolon, mengatakan jaringan ini memiliki hubungan dengan jaringan narkoba di Kamboja. Peredaran pod getar tersebut diduga melibatkan kesepakatan dengan pihak luar sebelum masuk ke wilayah Sumatera Utara.
"Saat ini kami sedang memburu bandar sekaligus pengendali yang berdomisili di Kamboja," ungkapnya.
Kedua tersangka mengakui bahwa mereka memasarkan barang tersebut ke tempat hiburan malam. Meski begitu, BNNP Sumut masih mendalami keterangan tersebut guna memastikan pola distribusi dan peredarannya.
"Kemudian, hal ini sudah dilaksanakan kesepakatan dari luar ke wilayah kita, Sumatera Utara. Menurut pengakuan tersangka, mereka ini masuk ke tempat-tempat hiburan malam," katanya.
Menanggapi temuan itu, Josua mengatakan BNNP Sumut berencana meningkatkan pengawasan ke lokasi hiburan malam. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya peredaran narkotika dengan modus yang memanfaatkan perangkat vape, terutama di kalangan anak muda.
"Kita akan meningkatkan monitoring, deteksi dini hingga razia ke tempat hiburan malam," ujarnya. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Seorang Warga di Pematang Kuing Bacok Kadus Pakai Arit
















































