BNN Sumut Imbau Jasa Ekspedisi Perketat Pemeriksaan Identitas Pengirim

Kepala Bidang Berantas BNN Sumut, Kombes Pol Charles P Sinaga, saat memberikan keterangan. (Foto: Adi Syahputra/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut mengimbau seluruh pelaku usaha jasa pengiriman barang agar memperketat pemeriksaan identitas pengirim, guna mengantisipasi pengiriman barang ilegal yang kerap menggunakan data anonim.
Upaya pencegahan ini, kata Kepala Bidang Berantas BNN Sumut Kombes Pol Charles P Sinaga, membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari Bea Cukai, kejaksaan hingga perusahaan jasa pengiriman.
“Dalam mengantisipasi pengiriman ini perlu kerja sama semua pihak. Kami bekerja sama dengan Bea Cukai, secara formil dengan jaksa, dan juga menjalin koordinasi dengan jasa-jasa pengiriman barang,” ucapnya, Kamis (5/2/2026).
Ia menjelaskan, modus yang sering digunakan pelaku adalah menyamarkan identitas pengirim. Termasuk mencantumkan nomor telepon yang tidak aktif atau menggunakan data anonim.
Karena itu, pihaknya meminta petugas loket jasa pengiriman benar-benar mengecek nomor telepon yang dicantumkan pengirim.
“Kami mengimbau rekan-rekan yang menjalankan usaha jasa pengiriman agar nomor telepon yang dicantumkan itu betul-betul dicek. Artinya apakah nomor pengirim aktif," tuturnya.
Selain nomor telepon, perwira berpangkat tiga melati emas itu juga menyarankan agar jasa pengiriman mencatat Nomor Induk Kependudukan (NIK) pengirim sebagai bagian dari verifikasi.
“Mungkin kalau mengambil KTP bisa terjadi debat kusir. Tapi, kalau mencatat NIK saja saya kira tidak ada masalah. Jadi ada nomor handphone dan ada NIK,” tuturnya.
Menurutnya, pencatatan data tersebut penting agar aparat bisa melakukan penelusuran jika ditemukan paket mencurigakan.
“Kalau ada data yang jelas, kita bisa tracking siapa orangnya. Selama ini sering terjadi, ketika bea cukai mendeteksi barang, hasil profiling yang kita dapat justru data anonim,” ujarnya.
Dengan penguatan verifikasi di tingkat jasa pengiriman, pihaknya berharap upaya pencegahan peredaran barang ilegal bisa lebih maksimal sejak dari hulu.
"Mungkin itu imbauan kita kepada teman-teman yang memiliki usaha jasa pengiriman," tuturnya. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
BNNP Sumut Musnahkan Barang Bukti Narkoba dari Enam LaporanBERITA TERPOPULER




















