Monday, July 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Aiman Witjaksono Dipanggil Polda Metro soal Polemik Ijazah Jokowi, Ini Respons dan Faktanya

Mistar.idKamis, 2 April 2026 pukul 21.42 WIB
aiman_witjaksono_dipanggil_polda_metro_soal_polemik_ijazah_jokowi_ini_respons_dan_faktanya

Aiman Witjaksono saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kota Serang, Provinsi Banten. (foto:ANTARA/AL FATAH/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Pemimpin Redaksi iNews, Aiman Witjaksono, kembali menjadi sorotan publik. Jurnalis senior tersebut dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kamis (2/4/2026), terkait penyelidikan polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Kasus ini menambah daftar dinamika hukum yang melibatkan figur media dalam isu politik sensitif di Tanah Air.

Siapa Aiman Witjaksono?

Aiman Witjaksono merupakan jurnalis dan presenter berita yang telah malang melintang di industri televisi nasional sejak awal 2000-an. Lahir di Jakarta pada 8 Juli 1978, Aiman dikenal sebagai salah satu anchor berita dengan gaya lugas dan kritis.

Ia merupakan lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia dengan predikat summa cum laude. Kariernya menanjak saat menjadi pembawa berita utama di sejumlah stasiun televisi nasional, sebelum kemudian dipercaya menjabat sebagai Pemimpin Redaksi iNews.

Di luar dunia jurnalistik, Aiman juga sempat aktif dalam dinamika politik nasional. Pada Pemilu 2024, ia diketahui terlibat sebagai juru bicara tim pemenangan nasional salah satu pasangan calon presiden. Keterlibatan tersebut membuat namanya kerap menjadi bagian dari perdebatan publik, terutama terkait independensi media dan politik.

Mengapa Aiman Dipanggil Polda Metro?

Pemanggilan terhadap Aiman dilakukan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Pemeriksaan ini berkaitan dengan penyelidikan kasus dugaan penyebaran informasi atau tudingan mengenai ijazah Presiden Joko Widodo. Polemik ijazah tersebut telah bergulir cukup lama dan beberapa kali mencuat di ruang publik, baik melalui media sosial maupun diskursus politik.

Penyidik menjadwalkan pemeriksaan pada pukul 13.00 WIB. Status Aiman dalam perkara ini masih sebagai saksi, bukan tersangka.

Langkah kepolisian ini dipandang sebagai bagian dari upaya penegakan hukum atas isu yang dinilai berpotensi memicu kegaduhan publik.

Apakah Aiman Memenuhi Panggilan?

Meski sebelumnya disebut akan hadir, Aiman tidak datang secara langsung ke Polda Metro Jaya.

Sebagai gantinya, ia mengirimkan tim kuasa hukum yang menyerahkan legal opinion atau pendapat hukum tertulis kepada penyidik. Dokumen tersebut berisi penjelasan mengenai posisi Aiman dalam perkara yang tengah diselidiki.

Belum ada keterangan resmi apakah penyidik akan kembali menjadwalkan pemeriksaan ulang atau menerima keterangan tertulis tersebut sebagai bagian dari proses klarifikasi.

Siapa Lagi yang Dipanggil?

Dalam perkara yang sama, polisi juga memanggil sejumlah tokoh media lain. Salah satu nama yang telah diperiksa lebih dahulu adalah Karni Ilyas, jurnalis senior yang dikenal luas melalui berbagai program diskusi televisi nasional.

Pemanggilan sejumlah figur media ini menunjukkan bahwa penyidik tengah menelusuri keterkaitan berbagai pihak dalam penyebaran atau pembahasan isu tersebut.

Namun hingga kini, belum seluruh nama yang dipanggil dipublikasikan secara resmi.

Sorotan: Persimpangan Media dan Hukum

Kasus yang menyeret Aiman Witjaksono menjadi refleksi penting mengenai posisi jurnalis dan pimpinan media di tengah isu politik yang sensitif.

Di satu sisi, kebebasan pers dijamin undang-undang. Di sisi lain, penyebaran informasi yang dianggap tidak akurat atau berpotensi menimbulkan kegaduhan tetap dapat diproses secara hukum.

Polemik ini memperlihatkan bagaimana figur media tidak lagi hanya menjadi pengamat, tetapi juga dapat berada di pusaran peristiwa hukum dan politik itu sendiri.

Perkembangan lanjutan pemeriksaan Aiman Witjaksono di Polda Metro Jaya akan menjadi perhatian publik dalam beberapa hari ke depan.

(berbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN