Penyamaran Kapolsek Cileungsi jadi Pasien Gagalkan Pasangan Sejoli Hendak Aborsi

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison. (foto: Polsek Cileungsi/Mistar)
Bogor, MISTAR.ID
Upaya sepasang kekasih untuk menggugurkan kandungan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, berhasil dicegah aparat kepolisian. Menariknya, penggagalan tersebut dilakukan langsung oleh Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, yang turun ke lapangan dengan cara menyamar sebagai pasien.
Informasi awal diterima Polsek Cileungsi dari Polsek Ciputat terkait dugaan rencana aborsi yang akan dilakukan pasangan berstatus pacaran. Tanpa menunggu lama, Edison bersama timnya segera bergerak menuju lokasi yang dicurigai.
Sempat berencana melibatkan polisi wanita untuk menyamar sebagai tenaga medis, rencana itu urung dilakukan lantaran pihak yang dihubungi mulai curiga. Situasi tersebut membuat kapolsek memilih langkah cepat dengan mendatangi klinik kandungan dan berpura-pura menjadi pasien.
Di ruang tunggu klinik itulah, Edison mendapati pasangan yang dicurigai. Dari hasil pengamatan dan pendekatan, diketahui keduanya memang berniat menggugurkan kehamilan yang telah memasuki usia sekitar tiga bulan.
Fakta lain terungkap, pasangan tersebut sebelumnya telah membeli dan mengonsumsi obat penggugur kandungan. Namun, obat tersebut tidak menimbulkan reaksi apa pun.
Alih-alih melakukan penindakan keras, polisi membawa pasangan tersebut ke Polsek Cileungsi untuk dilakukan dialog dan pembinaan. Pendekatan ini membuahkan hasil, keduanya sepakat untuk mempertahankan kehamilan.
Pihak laki-laki pun menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab dan merawat bayi hingga lahir. Polisi juga mengungkap rencana aborsi tersebut diduga muncul akibat tekanan dari orang tua pihak perempuan yang meragukan kesiapan sang pria.
Langkah ini menunjukkan penegakan hukum tidak selalu dilakukan dengan tindakan represif, melainkan juga melalui pendekatan kemanusiaan demi menyelamatkan masa depan seorang anak.
BERITA TERPOPULER



















