Tuesday, October 6, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Nunung Ungkap Warung Makannya Mendadak Sepi, Temukan Tanah Kuburan Berulang Kali

Mistar.idSelasa, 6 Oktober 2026 pukul 16.15 WIB
nunung_ungkap_warung_makannya_mendadak_sepi_temukan_tanah_kuburan_berulang_kali

Nunung cerita soal warung makannya yang mendadak sepi. (Foto: Detik/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Komedian Nunung menceritakan kondisi usaha rumah makan miliknya di Solo, Jawa Tengah, yang belakangan mengalami penurunan jumlah pelanggan. Dalam dua hingga tiga bulan terakhir, omzet rumah makan tersebut disebut turun cukup drastis.

Di tengah kondisi tersebut, keluarga yang mengelola rumah makan justru beberapa kali menemukan benda yang dianggap janggal di sekitar lokasi. Salah satunya berupa tanah yang disebut Nunung sebagai tanah kuburan.

"Tanah kuburan. Itu berkali-kali seperti ini. Nah, nih. Ya sembarang aja, pokoknya gak tahu dilempar atau apa, aku gak ngerti. Pokoknya di halaman parkiran sama mau masuk halaman joglo warung," ujar Nunung saat ditemui di Studio Trans TV, Jakarta Selatan.

Nunung mengaku tidak langsung mengaitkan penurunan pelanggan dengan hal-hal mistis. Sebagai langkah awal, ia justru meminta keluarga melakukan evaluasi dari sisi internal, termasuk kualitas makanan dan pelayanan kepada pelanggan.

"Sebetulnya kalau aku pertama kali dikasih laporan, dikasih fotonya gitu, buat aku sih percaya gak percaya karena aku orangnya gak percayaan hal-hal kayak gitu. Cuma kalau dikait-kaitkan dengan sepinya warung, mulailah kita berpikir ke sana, tapi aku tetap positif terus, dan selalu bilang benahi ke dalam," katanya.

Menurut Nunung, kondisi tersebut cukup membingungkan karena tidak ada perubahan berarti pada makanan yang disajikan. Ia mengatakan bahan-bahan masakan tetap dibeli dalam kondisi segar setiap hari.

Keanehan lain juga dirasakan dari perilaku sejumlah calon pelanggan. Beberapa pelanggan lama bahkan sempat mengira rumah makan tersebut sudah tidak beroperasi karena terlihat sepi.

"Banyak sekali langganan bilang ke adik saya, menanyakan kenapa warung tutup terus, padahal gak pernah tutup. Pernah juga ada tiga mobil datang sudah mau parkir dan sudah diarahkan tukang parkir, tapi tiba-tiba putar balik. Padahal itu terjadi beberapa kali," kata Nunung.

Ia kemudian melihat adanya pola yang menurutnya sulit dijelaskan. Setiap kali benda-benda yang ditemukan di sekitar rumah makan tersebut dibuang, kondisi warung disebut kembali ramai. Namun, beberapa waktu kemudian, benda serupa kembali ditemukan.

"Lucunya itu kalau habis dibuang, warung ramai lagi, banyak orang makan lumayan. Kemarin sudah dibuang, bertahan seminggu, lalu ada kiriman lagi. Kan mencari barang buangan itu susah, kadang sampai dicari ke sudut-sudut oleh para pegawai kalau pas lagi sepi," tuturnya.

Meski demikian, Nunung mengaku tetap berusaha berpikir positif dan meminta pihak keluarga tidak hanya berfokus pada dugaan gangguan mistis. Evaluasi terhadap pengelolaan rumah makan tetap dilakukan untuk mencari penyebab menurunnya jumlah pelanggan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN