Nama Zayn Malik Tercatat di Dokumen Epstein Files

Zayn Malik saat menjadi tamu di podcast Call Her Daddy. (Foto: YouTube Call Her Daddy)
Jakarta, MISTAR.ID
Nama Zayn Malik tercantum dalam dokumen yang dikenal sebagai Epstein Files. Mantan personel One Direction itu disebut dalam kumpulan surel yang dikirim kepada Jeffrey Epstein.
Zayn menjadi salah satu figur publik yang masuk daftar tokoh yang dilabeli sebagai artis anti-Israel oleh Jewish News Syndicate (JNS News). Berdasarkan dokumen tersebut, pada Juni 2014 JNS News mengirimkan surel kepada Epstein berisi draf artikel yang memuat daftar selebriti yang dinilai menentang Israel.
Dalam draf yang kemudian diterbitkan sebagai artikel, JNS News menyoroti sikap Zayn Malik yang secara terbuka mengunggah tagar #FreePalestine di Twitter (kini X) saat konflik Israel–Gaza memanas pada 2014.
“Zayn Malik dari grup Inggris One Direction mengunggah tagar #FreePalestine di tengah konflik Israel-Hamas,” kata JNS News, seperti dikutip Daily Mail, Selasa (3/2).
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa berbeda dengan Rihanna yang sempat mengunggah tagar serupa lalu menghapusnya, Zayn tetap mempertahankan unggahan tersebut hingga memperoleh hampir 200 ribu retweet.
Saat itu, Zayn masih berada di puncak popularitas bersama One Direction. Ia kemudian resmi keluar dari grup tersebut pada 25 Maret 2015.
Meski sempat menerima ancaman pembunuhan dan menghadapi risiko terhadap citra komersialnya, Zayn tetap konsisten menyuarakan dukungan terhadap Palestina melalui media sosial hingga kini.
Selain Zayn Malik, sejumlah nama besar lain juga tercatat dalam daftar anti-Israel dalam berkas Epstein, di antaranya Emma Thompson, Penelope Cruz, Javier Bardem, Stevie Wonder, dan Roger Waters.
Para selebriti tersebut dikenal mengkritik kebijakan pemerintah Israel melalui berbagai bentuk aksi, mulai dari surat terbuka hingga dukungan terhadap boikot.
Surel yang memuat daftar tersebut diduga dikirim untuk mendapatkan persetujuan atau sekadar menjadi bahan referensi bagi Epstein. Hal ini memunculkan dugaan bahwa ketertarikan Epstein tidak hanya terbatas pada urusan pribadi dan bisnis, tetapi juga mencakup isu geopolitik serta pemantauan tokoh publik yang menyuarakan dukungan bagi Palestina.
Zayn Malik sendiri pindah ke Amerika Serikat pada 2015 dan melanjutkan karier solo yang terbilang sukses. Baru-baru ini, ia menyelesaikan rangkaian konser residensinya di Las Vegas.
Saat ini, Zayn tengah bersiap melakukan comeback dengan merilis single terbaru berjudul Die for Me pada Jumat (6/2/2026). Lagu tersebut akan menjadi pembuka album terbarunya bertajuk Konnakol, yang dijadwalkan rilis pada 17 April 2026. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Profil Suraj Chavan yang Diklaim Mirip Justin Bieber


















