Tuesday, July 14, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Konser BTS di Seoul Ganggu Lalu Lintas, Polisi Sediakan Bus untuk Tamu Pernikahan

Mistar.idSabtu, 21 Maret 2026 pukul 17.51 WIB
konser_bts_di_seoul_ganggu_lalu_lintas_polisi_sediakan_bus_untuk_tamu_pernikahan

Konser BTS di Seoul (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Konser gratis BTS di kawasan Gwanghwamun Square, Sabtu (21/3/2026), membawa dampak besar terhadap aktivitas kota, termasuk acara pernikahan. Untuk mengatasi hal ini, Seoul Metropolitan Police Agency mengambil langkah unik dengan menyediakan bus khusus bagi tamu resepsi.

Bus polisi disiapkan untuk mengangkut tamu dari Stasiun Euljiro 3-ga menuju Pusat Pers Korea pada pukul 15.00 hingga 16.00 waktu setempat. Kebijakan ini diambil setelah otoritas kota menggelar diskusi internal guna membantu pasangan pengantin yang terdampak kemacetan akibat konser yang diprediksi dihadiri lebih dari 200 ribu orang.

Lonjakan massa membuat pengaturan lalu lintas di pusat kota Seoul berubah drastis. Jalan utama Sejong-daero ditutup total mulai pukul 21.00 hingga 06.00 keesokan harinya. Selain itu, sejumlah rute bus dialihkan dan akses kendaraan dibatasi secara bertahap di sekitar lokasi acara.

Tidak hanya itu, operasional transportasi publik juga mengalami penyesuaian. Beberapa stasiun penting seperti Gwanghwamun, City Hall, dan Gyeongbokgung sempat dilewati tanpa berhenti oleh kereta demi menghindari kepadatan berlebih. Akses keluar-masuk stasiun pun ditutup sementara hingga konser berakhir sekitar pukul 22.00.

Sejak siang hari, para penggemar BTS atau ARMY sudah memadati area konser. Tercatat lebih dari 20 ribu orang telah berkumpul di sekitar Gwanghwamun dan kawasan Deoksugung Palace, bahkan delapan jam sebelum acara dimulai. Jumlah ini terus meningkat seiring waktu.

Untuk menjaga keamanan, otoritas setempat memperketat pengawasan dengan memasang pagar pembatas di area sepanjang 1,2 kilometer. Pemeriksaan ketat juga dilakukan melalui 31 pintu masuk, termasuk penggunaan detektor logam untuk mencegah masuknya benda berbahaya.

Sebanyak 15.000 personel gabungan, terdiri dari polisi, pemadam kebakaran, dan petugas pemerintah, dikerahkan untuk mengamankan acara. Pemerintah kota juga mengoperasikan pusat kendali situasi guna memantau kepadatan secara real-time.

Menariknya, mayoritas pengunjung berasal dari luar kota dengan proporsi mencapai lebih dari 70 persen. Dari sisi usia, kelompok 20-an mendominasi, diikuti usia 60 tahun ke atas dan 30-an, menunjukkan luasnya daya tarik konser BTS lintas generasi.

Dengan skala acara yang sangat besar, langkah cepat pemerintah dan kepolisian menjadi kunci menjaga kelancaran aktivitas warga, termasuk momen penting seperti pernikahan, di tengah euforia konser global ini.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN