Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Film Komedi Bernuansa Khas Sumatera Utara Ramaikan Industri Film Nasional

Mistar.idSabtu, 7 Februari 2026 16.09
AN
film_komedi_bernuansa_khas_sumatera_utara_ramaikan_industri_film_nasional

Sejumlah peran utama yang hadir dalam gala premiere film komedi bernuansa khas Sumatera Utara di Medan. (Foto: Istimewa)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Film komedi bernuansa khas Sumatera Utara meramaikan industri perfilman nasional melalui karya terbaru TCK Entertainment berjudul AIU EO Macam Betool Aja.

Film ini diperkenalkan kepada publik lewat rangkaian Gala Premiere yang digelar baru-baru ini di Medan dan mendapat sambutan meriah dari masyarakat serta penggemar film lokal.

Kehadiran film tersebut dinilai menjadi warna baru dalam industri film nasional karena mengangkat karakter, budaya, serta gaya humor khas Sumatera Utara yang jarang ditampilkan di layar lebar.

Selain menjadi hiburan, film ini juga diharapkan mampu memperkuat representasi daerah dalam perfilman Indonesia.

Executive Producer film, Cing Kyatt, mengatakan proyek ini merupakan bagian dari komitmen untuk memberdayakan talenta lokal sekaligus membuktikan bahwa sineas daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional.

“Melalui film ini, kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas dari Medan dan Sumatera Utara mampu menghadirkan karya yang segar dan relevan bagi penonton Indonesia,” ujarnya dalam siaran resminya, Sabtu (7/2/2026).

Gala premiere turut dihadiri sejumlah pemain utama seperti Michelle Ziudith, Lolox, Andri Mashadi, Judila, Ciax, Gemi, Karyn, Nella Regar, dan Rina Sidabutar yang berinteraksi langsung dengan para penonton.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penampilan musik dari Season Six Band serta pemenang kompetisi cover original soundtrack (OST) film tersebut, sebelum dilanjutkan dengan sesi red carpet dan nonton bareng perdana.

Film AIU EO Macam Betool Aja dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 12 Februari 2026. TCK Entertainment berharap film ini dapat membuka peluang lebih luas bagi sineas lokal untuk terus menghadirkan cerita daerah ke panggung perfilman nasional. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN