Friday, June 5, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Tips Ibu Rumah Tangga di Porsea Antisipasi Harga Cabai Mahal

Mistar.idSabtu, 14 Februari 2026 11.39
AN
NS
tips_ibu_rumah_tangga_di_porsea_antisipasi_harga_cabai_mahal

Tanaman cabai merah yang ditanam Riana di halaman rumah. (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID

Di tengah mahalnya harga cabai yang membebani pengeluaran rumah tangga, seorang ibu di Kecamatan Porsea memilih cara sederhana namun efektif dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai sendiri.

Menurut Riana, saat kondisi ekonomi sulit seperti sekarang, seorang ibu rumah tangga harus memikirkan cara menekan pengeluaran keluarga. Terlebih pada tahun 2025 harga cabai sempat sangat tinggi hingga mencapai Rp100.000 per kilogram.

“Saat mengetahui harga cabai mulai naik, saya berinisiatif untuk menanam beberapa batang pohon cabai. Syukurlah, setelah harga cabai naik di akhir tahun 2025, cabai saya sudah dapat dipanen, meskipun hanya untuk dikonsumsi sendiri,” ucapnya, Sabtu (14/2/2025).

Ia menjelaskan, masyarakat di Kecamatan Porsea mayoritas berbelanja sekali dalam sepekan saat digelarnya pasar tumpah (onan) setiap hari Rabu. Dengan menanam beberapa batang cabai, pengeluaran keluarga dapat ditekan cukup signifikan.

“Dalam sepekan keluarga membutuhkan setidaknya tiga hingga empat kilogram cabai merah keriting. Jika dikali Rp60.000 saja, sudah Rp240.000 per pekan. Tentu uang tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan lain,” kata Riana.

Ia menambahkan, melihat potensi yang baik bagi keuangan keluarga dari sekitar 30 batang cabai merah keriting di lahan seluas 8 x 8 meter, masih terdapat sisa lahan kosong yang kemudian dimanfaatkan untuk menanam bawang prei.

“Hasilnya saya mendapat keuntungan berlipat. Selain dapat dikonsumsi sendiri, sebagian bawang prei saya jual meskipun tidak terlalu banyak, paling sekitar lima hingga enam kilogram per pekan,” ujarnya. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN