The Fed Pangkas Suku Bunga, Rupiah Menguat


the fed pangkas suku bunga rupiah menguat
Jakarta, MISTAR.ID
The Fed, bank sentral Amerika Serikat (AS), memangkas tingkat suku bunga acuan sebesar 25 basis points (bps) menjadi 4,5-4,75 persen.
Seiring pemangkasan itu, rupiah dikabarkan menguat. Seperti disampaikan oleh Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, Senin (11/11/24.
“Rupiah dibuka menguat seiring pemangkasan suku bunga The Fed dan penegasan sikap independen yang disampaikan oleh Chairman Fed, Jerome Powell,” ujar Josua, dilansir media antara.
Sebelumnya seorang analis mata uang, Lukman Leong. Ia mengatakan rupiah menguat terhadap dolar AS setelah The Fed memberikan pernyataan dovish dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).
Baca juga: BI dan The FED Akan Putuskan Bunga Acuan, Pasar Cenderung Melemah
“Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yang melemah setelah The Fed memberikan pernyataan dovish dalam pertemuan FOMC dan memangkas suku bunga sebesar 25 bps,” ujarnya, pada Jumat (8/11/24) kemarin.
The Fed disebut menyampaikan bahwa inflasi sudah tak jauh dari target, yakni 2,4 persen menuju 2 persen. Dan tekanan sektor tenaga kerja mereda dengan tingkat pengangguran stabil di kisaran 4,1 persen pada Oktober 2024 atau sama seperti bulan sebelumnya.
Kebijakan Donald Trump yang memenangkan Pilpres AS, kata Lukman, kemungkinan berimbas ke The Fed, yakni kebijakan tarif atau perang dagang yang bisa memicu inflasi.
“Namun maksud Powell (Kepala The Fed yaitu Jerome Powell) adalah Trump tidak dapat mengintervensi kebijakan mereka, dan mengatakan Trump tidak bisa memecat dia, dan dia juga tidak akan mengundurkan diri walau diminta,” ungkap Lukman. (ant/hm27)