SKK Migas Targetkan PoD Lapangan Gas Tangkulo Rampung Juni 2026

Ilustrasi kilang minyak lepas pantai. (foto: Kementerian ESDM/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
SKK Migas menargetkan persetujuan rencana pengembangan (plan of development/PoD) Lapangan Tangkulo-1 di Wilayah Kerja (WK) South Andaman selesai Juni 2026.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengatakan lapangan gas tersebut diperkirakan memiliki cadangan sekitar 1 triliun kaki kubik (Tcf). Sementara itu, total potensi gas di Blok South Andaman diperkirakan mencapai 11 Tcf.
Lapangan Tangkulo berada sekitar 65 kilometer di lepas pantai utara Pulau Sumatra dan dikelola oleh Mubadala Energy.
“Lapangan Tangkulo ditargetkan masuk PoD pada Juni tahun ini. Secara paralel, proses tender juga sedang berjalan dan skema yang digunakan adalah PSC gross split,” ujar Djoko dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (11/2/2026).
Sebelumnya, SKK Migas telah mendorong Mubadala Energy untuk segera mengajukan PoD pengembangan Lapangan Tangkulo. Awalnya, pengajuan tersebut ditargetkan pada awal 2025.
Pada November 2025, Mubadala Energy bersama PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) telah menandatangani heads of agreement (HoA) terkait rencana jual beli gas dari lapangan di Laut Andaman tersebut.
Kerja sama ini bertujuan memperkuat ketahanan dan keamanan energi nasional melalui optimalisasi pemanfaatan gas bumi domestik yang lebih bersih.
Pasokan gas dari Lapangan Tangkulo nantinya akan diprioritaskan untuk kebutuhan wilayah Sumatra Utara dan Aceh, sekaligus mendukung keandalan pasokan listrik dan agenda transisi energi. Blok South Andaman sendiri ditargetkan mulai berproduksi (onstream) pada 2028.
PREVIOUS ARTICLE
Kawasan Industri Jabodetabek Tumbuh Pesat Sepanjang 2025





















