Rupiah Menguat ke Rp17.693 per Dolar AS pada Penutupan Akhir Pekan

Ilustrasi. (foto: istimewa/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID - Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada perdagangan Jumat (28/8/2026) sore. Rupiah berada di posisi Rp17.693 per dolar AS, naik 51 poin atau 0,29 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Penguatan rupiah terjadi ketika mayoritas mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS.
Sejumlah mata uang kawasan tercatat menguat, di antaranya ringgit Malaysia sebesar 0,08 persen, dolar Singapura 0,07 persen, dan won Korea Selatan yang naik 0,69 persen.
Sebaliknya, beberapa mata uang Asia mengalami pelemahan. Yuan China turun 0,02 persen, peso Filipina melemah 0,66 persen, yen Jepang terkoreksi 0,11 persen, sedangkan dolar Hong Kong turun 0,01 persen.
Pergerakan beragam juga terlihat pada mata uang negara-negara maju. Dolar Australia menguat tipis 0,01 persen. Sementara itu, euro Eropa melemah 0,07 persen, poundsterling Inggris turun 0,04 persen, dolar Kanada terkoreksi 0,01 persen, dan franc Swiss melemah 0,04 persen.
Analis mata uang DOO Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah pada perdagangan hari ini turut ditopang oleh situasi demonstrasi yang berlangsung relatif aman dan terkendali.
Menurut Lukman, respons positif investor juga dipengaruhi oleh pernyataan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang menegaskan komitmen untuk mempertahankan independensi bank sentral sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
"Rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS didukung oleh demonstrasi yang berjalan relatif aman terkendali. Investor juga merespons positif pernyataan Gubernur BI untuk tetap menjaga independensi BI dan stabilitas rupiah," ujar Lukman.






















