REI Optimistis Sektor Properti Sumut Semakin Dilirik Investor

Ilustrasi investasi. (foto: Istimewa/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan optimisme terhadap pertumbuhan sektor properti di wilayah ini. Keyakinan tersebut didorong oleh tingginya permintaan masyarakat serta meningkatnya minat investor, termasuk dari luar negeri.
Ketua DPD REI Sumut, Rakutta Karo-karo, menilai properti masih menjadi sektor strategis yang berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Selain menyerap tenaga kerja, sektor ini juga memicu pergerakan industri lain yang terkait, sehingga memberi efek pengganda terhadap ekonomi.
Ia mencontohkan masuknya investor asing ke Medan sebagai sinyal positif bagi iklim investasi. Salah satunya adalah investasi Hankyu Hanshin Properties Corp pada Delipark Mall yang dinilai memperkuat daya tarik Sumatera Utara sebagai tujuan penanaman modal.
“Kehadiran investor internasional bukan hanya meningkatkan citra kawasan, tetapi juga mendorong pengelolaan aset komersial yang lebih profesional. Hal ini berpotensi mendongkrak nilai properti sekaligus menumbuhkan kepercayaan konsumen,” katanya, Jumat (13/2/2026).
Dari sisi penerimaan daerah, sektor properti turut memberikan kontribusi melalui Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta berbagai retribusi dari aktivitas usaha. Ia menyebut Pemerintah Kota Medan telah menerima setoran BPHTB dari transaksi properti, termasuk dari Delipark Mall dan penjualan unit apartemen eksklusif yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah.
Sementara itu, Ketua Badan Pertimbangan Organisasi Daerah (BPOD) REI Sumut, Andi Atmoko Panggabean, mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dalam menjaga keberlanjutan investasi. Menurutnya, kepastian hukum menjadi faktor kunci dalam menciptakan rasa aman bagi konsumen maupun pengembang.
Ia menambahkan, pengembang besar seperti Agung Podomoro dinilai memahami pentingnya tata kelola dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Industri properti sendiri, lanjutnya, memiliki mekanisme pengawasan mulai dari tahap perizinan hingga proses transaksi.
“REI Sumut, berkomitmen ikut mengawal kepatuhan para pengembang terhadap kewajiban kepada konsumen. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, ia berharap sektor properti di Sumatera Utara dapat terus berkembang secara sehat dan berkelanjutan,” ucapnya. (Anita)


















