Pinwil Bulog Sumut Ingatkan Mitra dan Masyarakat Waspadai Beras Terkontaminasi Bahan Kimia

Pinwil Bulog Sumut, Budi Cahyanto, saat memberikan keterangan mengenai keamanan pangan. (Foto: Amita/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Pemimpin Wilayah (Pinwil) Bulog Sumatera Utara (Sumut), Budi Cahyanto, memberikan peringatan keras terkait keamanan pangan, khususnya mengenai isu praktik pencampuran beras atau pengoplosan.
Budi menegaskan mencampur beras dengan bahan kimia berbahaya merupakan pelanggaran hukum berat yang mengancam kesehatan masyarakat. Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap kekhawatiran masyarakat mengenai potensi adanya praktik nakal dalam pengolahan beras sebelum sampai ke tangan konsumen.
Budi menjelaskan bahwa secara teknis, mencampur berbagai jenis beras (oplos beras) selama masih merupakan bahan pangan mungkin tidak menjadi persoalan besar.
Namun, hal tersebut menjadi masalah serius jika oknum mulai menggunakan zat kimia untuk memperbaiki tampilan atau kualitas beras secara ilegal.
"Kalau untuk premium, yang dimaksud dengan oplosan asalkan sesama beras sih enggak masalah ya. Yang jadi masalah itu kalau dicampur dengan hal-hal yang sifatnya kimiawi. Saya imbau untuk tidak melakukan itu karena itu adalah pelanggaran," kata Budi, Senin (4/5/2026).
Guna meminimalisir praktik ilegal tersebut, Bulog meminta peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan pengawasan di lapangan. Budi menyarankan warga agar tidak ragu melaporkan temuan mencurigakan kepada pihak berwajib.
"Masyarakat kita minta perannya untuk ikut mengawasi. Jika ditemukan ada hal yang sifatnya membahayakan atau mencurigakan, segera laporkan ke aparat terkait, mungkin di Kepolisian atau instansi berwenang lainnya," ujarnya.
Terkait ketersediaan stok di gudang Bulog, Budi memastikan bahwa seluruh beras yang masuk telah melalui proses seleksi dan pengawasan ketat. Ia memprioritaskan edukasi dan pengawasan kepada para mitra pemasok agar beras Bulog tetap aman dikonsumsi.
"Saya lebih prioritaskan kepada mereka (mitra) yang memasok berasnya ke Bulog. Jangan sampai nanti beras Bulog terkontaminasi bahan berbahaya. Kita pastikan itu. Sejauh ini, mitra kita betul-betul punya komitmen terhadap ketahanan pangan, keamanan, serta kesehatan pangan," ucap Budi.
Bulog Sumut berkomitmen untuk terus menjaga standar kualitas pangan tinggi demi menjamin kesehatan warga Sumatera Utara, sembari memastikan stok tetap tersedia dalam jumlah yang cukup.




















