Friday, June 5, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Pertamina EP Pangkalan Susu Mulai Pengeboran Sumur Baru di Hamparan Perak

Mistar.idSenin, 2 Februari 2026 17.20
journalist-avatar-top
pertamina_ep_pangkalan_susu_mulai_pengeboran_sumur_baru_di_hamparan_perak

Pengeboran sumur PPR A1 di Hamparan Perak, Deli Serdang. (foto: Pertamina Hulu Rokan Zona 1/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

PT Pertamina EP Pangkalan Susu Field, bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1, mengawali tahun 2026 dengan langkah agresif melalui pengeboran sumur baru. Langkah eksploitasi ini dilakukan guna memperkuat ketahanan energi nasional, serta memenuhi target produksi minyak dan gas di masa mendatang.

Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto, mengatakan titik fokus pengeboran bulan ini berada di wilayah Kabupaten Deli Serdang. Pihaknya telah menyiapkan infrastruktur untuk memulai pengeboran sumur perdana di tahun ini.

"Untuk sumur baru PPT-A1 di Desa Hamparan Perak sudah siap. Rencananya pengeboran akan dilakukan pada Februari 2026. Saya optimistis pengeboran sumur baru ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi minyak di Pangkalan Susu Field," kata Edwin dalam keterangannya, Senin (2/2/2026).

Selain sumur PPT-A1, Pertamina juga tengah memproses persiapan untuk dua sumur lainnya, yakni PPT-B1 dan PPT-OS, yang saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan. Edwin menjelaskan strategi pengeboran sumur baru secara masif merupakan kunci untuk melawan penurunan alami produksi (natural decline) yang umum terjadi pada lapangan migas tua.

"Tantangan utama lapangan tua adalah mengatasi penurunan alami produksi. Karena itu, selain pengeboran agresif, kami aktif melakukan well intervention dan perawatan rutin pada sumur-sumur yang ada guna menjaga produksi tetap memenuhi target," ucapnya.

Optimisme Pertamina bukan tanpa alasan. Sepanjang tahun 2025 Pertamina EP Pangkalan Susu sukses mengebor tiga sumur baru, yaitu SEC-16, PPJ-67, dan PPJ-68. Kehadiran sumur-sumur ini terbukti mendongkrak angka produksi minyak mentah secara nyata.

Produksi PPJ-67 sekitar 160 BOPD (Barrels of Oil Per Day) dan PPJ-68 sekitar 384 BOPD, dengan total produksi pada Oktober 2025 mencapai 587 BOPD untuk minyak dan 2.955 MMSCFD untuk gas.

Edwin menekankan keberhasilan operasi di struktur Pantai Pakam Timur ini tidak lepas dari sinergi dengan berbagai pihak. Ia berharap pengeboran sumur PPT-A1, PPT-B1, dan PPTS-OS dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis maupun sosial.

"Kami sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah dan masyarakat lokal. Keberhasilan pengeboran ini adalah hasil optimal untuk mendukung ketahanan energi nasional kita," ujarnya.

Dengan dimulainya pengeboran di Hamparan Perak, Pertamina EP Pangkalan Susu Field menegaskan komitmennya untuk terus mencari cadangan migas baru di Sumatera Utara demi menjaga kedaulatan energi di tengah dinamika kebutuhan pasar yang terus meningkat.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN