Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Tomat di Medan Meroket Awal Ramadan, Tembus Rp20.000 per Kg

Mistar.idKamis, 19 Februari 2026 14.55
AN
AA
harga_tomat_di_medan_meroket_awal_ramadan_tembus_rp20000_per_kg

Pedagang di Pasar Petisah yang menjual komoditas cabai merah dan tomat. (Foto: Amita/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Harga tomat di sejumlah pasar tradisional Kota Medan meroket pada awal Ramadan 2026 hingga menembus Rp20.000 per kilogram (kg). Kenaikan hampir dua kali lipat dari harga normal ini dikeluhkan pedagang dan pembeli.

Seorang pedagang di Pasar Petisah, Nur Laila, mengungkapkan kenaikan harga tomat saat ini merupakan yang paling parah jika dibandingkan dengan cabai maupun bawang merah.

"Tomat lebih parah naiknya. Dari biasanya hanya Rp12.000, naik ke Rp18.000, sekarang sudah tembus Rp20.000 per kg. Kalau cabai merah naik juga tapi tidak begitu kali, sekarang Rp38.000 per kg," kata Nur Laila, Kamis (19/2/2026).

Menurut Laila, tren kenaikan ini sebenarnya sudah terjadi sejak sebelum Imlek dan bukan semata-mata karena faktor Ramadan. Ia menduga minimnya stok di tingkat distributor menjadi pemicu utama. Kondisi harga yang tinggi ini pun berdampak langsung pada sepinya pembeli di hari pertama puasa.

"Ramadan pertama ini pembeli kurang, sepi. Mungkin karena harga naik, jadi orang masak apa adanya saja. Langganan restoran pun sepi, biasanya banyak yang belanja," ucapnya.

Kondisi serupa, meski dengan selisih harga berbeda, terpantau di Pasar Kampung Lalang. Di pasar ini, harga tomat juga mengalami lompatan yang signifikan dari harga normalnya.

"Tomat sekarang Rp15.000 per kg, padahal sebelumnya masih di kisaran Rp8.000 hingga Rp11.000. Untuk cabai merah stabil di Rp39.000 dan cabai rawit turun tipis ke Rp37.000," ujar salah seorang pedagang di Kampung Lalang, Anju.

Sedangkan, untuk komoditas bawang merah dan bawang putih di kedua pasar tersebut terpantau masih relatif stabil di angka Rp32.000 per kg.

Sementara itu, untuk cabai caplak (cabai rawit merah) juga bertahan diharga Rp70.000 per kg di Pasar Petisah, diprediksi harag ini akan bertahan mahal selama stok dari daerah produsen belum kembali normal. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN