Harga Semen di Asahan Melonjak, Semen Tiga Roda Tembus Rp93 Ribu per Sak

Stok semen di salah satu toko bangunan di tengah harga yang melonjak tajam. (foto:istimewa/mistar)
Asahan, MISTAR.ID (5/7/2026) – Kenaikan harga semen yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir mulai dikeluhkan masyarakat di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Tak hanya mengalami lonjakan harga yang cukup tajam, stok semen di sejumlah toko bangunan juga dilaporkan mulai langka.
Kondisi tersebut membuat warga yang tengah membangun maupun merenovasi rumah harus merogoh kocek lebih dalam. Bahkan, sebagian di antaranya terpaksa menghentikan sementara pekerjaan karena sulit mendapatkan bahan bangunan utama tersebut.
Seorang warga Kisaran, Faisal, mengaku terkejut dengan kenaikan harga semen yang terjadi dalam waktu singkat. Pria yang dikenal sebagai kontraktor itu mengaku dibuat pusing.
Menurutnya, harga Semen Merah Putih yang sebelumnya dijual Rp50 ribu per sak kini melonjak menjadi Rp75 ribu hingga Rp87 ribu per sak. Sementara itu, Semen Tiga Roda yang sebelumnya dibanderol sekitar Rp60 ribu per sak kini dijual hingga Rp93 ribu per sak.
"Kenaikannya sangat tinggi. Kami yang bekerja mengandalkan bahan baku ini sangat pusing dan kebingungan karena biaya material membengkak," ujarnya, Minggu (4/7/2026).
Selain harga yang terus merangkak naik, sejumlah toko bangunan disebut mulai mengalami keterbatasan pasokan sehingga pembeli kesulitan memperoleh semen. Situasi tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Warga mempertanyakan penyebab kenaikan harga yang terjadi hampir bersamaan dengan menipisnya stok di pasaran.
Sejumlah warga berharap distributor maupun produsen memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab kondisi tersebut, apakah dipicu gangguan distribusi, penurunan produksi, atau faktor lainnya.
"Kalau memang ada kendala distribusi atau produksi, sebaiknya disampaikan secara terbuka. Jangan sampai masyarakat menduga ada praktik penimbunan atau permainan harga," ujarnya.
Masyarakat juga meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan pemantauan terhadap distribusi semen. Di tengah tingginya kebutuhan material bangunan untuk pembangunan rumah dan berbagai proyek masyarakat, kepastian pasokan serta stabilitas harga semen dinilai menjadi hal yang mendesak.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar distribusi kembali normal, stok tersedia di pasaran, dan harga semen dapat kembali stabil. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Beras SPHP Kosong di Ritel Modern, Bulog Sumut Ungkap SebabnyaBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















