Thursday, October 22, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Danantara Mulai Borong Saham di Tengah Gejolak Pasar

Mistar.idKamis, 22 Oktober 2026 pukul 14.40 WIB
danantara_mulai_borong_saham_di_tengah_gejolak_pasar

Danantara. (Foto: Topik.id)

Jakarta, MISTAR.ID – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai membeli saham yang dinilai memiliki valuasi menarik, fundamental kuat, serta prospek pertumbuhan bisnis yang menjanjikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (22/10/2026).

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan, kondisi pasar saham saat ini memberikan peluang investasi yang cukup menarik. Salah satu yang menjadi perhatian adalah saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Jadi per kemarin, hari ini kita sudah mulai membeli saham-saham yang ada yang menurut kami attractive dan kita akan terus selama harga value itu menarik memiliki prospect yang baik. We want to own more of some of these shares," ujar Pandu dalam diskusi media di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, dilansir dari detikFinance.

Menurut Pandu, persoalan yang menjadi perhatian MSCI tidak serta-merta mencerminkan kondisi fundamental perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di pasar modal. Ia menilai, sejumlah perusahaan Indonesia, terutama BUMN yang dimiliki Danantara, masih mempunyai prospek bisnis yang positif.

Ia menyebut, perusahaan-perusahaan tersebut memiliki fundamental dan peluang pertumbuhan yang baik. Selain itu, valuasi sahamnya saat ini juga dinilai menarik untuk dijadikan instrumen investasi.

"Mengenai MSCI karena itu kan topical sekarang, menurut kami sih memang ada perbedaan antara dari sisi isu yang ada di pasar modal dengan perusahaan-perusahaan yang ada di dalam pasar modal itu sendiri. Apalagi in particular saham-saham BUMN yang dimiliki oleh Danantara menurut kami memiliki fundamental yang baik, memiliki juga growth prospect yang baik, dan per hari ini valuasi yang sangat baik," tuturnya.

Pandu menambahkan, setiap keputusan investasi yang dilakukan Danantara Investment Management (DIM) tetap berorientasi pada keuntungan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara potensi imbal hasil dan risiko.

Menurutnya, sejumlah saham saat ini menawarkan peluang keuntungan yang sebanding dengan risiko investasinya. Karena itu, Danantara telah mulai masuk ke pasar modal dan berpeluang menambah pembelian sesuai perkembangan kondisi pasar.

"Dari sisi DIM tentunya kita selalu profit oriented, sekarang dari sisi risk reward menarik, kami juga sudah mulai masuk di pasar modal dan tentunya itu akan bertambah terus, tergantung nanti kondisi pasarnya," ujarnya.

Pandu juga memastikan bahwa pembelian saham tersebut bukan sekadar rencana, melainkan sudah direalisasikan. Langkah itu sekaligus menindaklanjuti pernyataan CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, beberapa hari sebelumnya.

Meski demikian, Pandu belum mengungkapkan secara terperinci emiten yang telah dibeli maupun total dana yang dialokasikan untuk investasi tersebut.

"Kami hanya melihat bahwa saat ini potensi keuntungan dibandingkan risikonya menarik. Jadi itu mungkin dari sisi kami, mungkin sudah dengar juga dari Pak Rosan beberapa hari yang lalu, itu sudah kita laksanakan, sudah kita eksekusi," ucap Pandu. (Detik)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN