Friday, June 5, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Dampak Banjir Aceh, Harga Cabai Rawit di Langkat Tembus Rp85 Ribu per Kg

Mistar.idJumat, 12 Desember 2025 12.08
AN
EJ
dampak_banjir_aceh_harga_cabai_rawit_di_langkat_tembus_rp85_ribu_per_kg

Sejumlah pedagang cabai di Pasar Baru Stabat. (Foto: Endang/Mistar)

news_banner

Langkat, MISTAR.ID

Banjir yang terjadi di Aceh masih berdampak pada naiknya harga komoditas pangan yang dipasok dari wilayah tersebut, seperti cabai rawit dan cabai caplak.

Di Pasar Tradisional Pasar Baru Stabat, harga kedua jenis cabai itu melonjak hingga lebih dari seratus persen.

Cabai rawit hari ini dijual seharga Rp85 ribu per kilogram (kg). Padahal, sebelum bencana banjir, harga cabai rawit hanya Rp30 ribu per kg.

Cabai caplak yang biasanya dijual Rp28 ribu per kg, kini naik menjadi Rp75 ribu per kg.

Menurut para pedagang, kenaikan harga cabai rawit dan cabai caplak terjadi karena tidak adanya pasokan selama banjir melanda Aceh dan Sumut.

“Kalau cabai rawit dan cabai caplak di Pasar Stabat seluruhnya berasal dari Aceh, khususnya dari Aceh Tengah dan Takengon. Sejak banjir, tidak ada stok yang masuk,” kata Rubini, pedagang di Pasar Baru Stabat, Jumat (12/12/2025).

Untuk cabai merah dan cabai hijau, kenaikan harga tidak terlalu signifikan karena adanya pasokan dari dataran tinggi Kabupaten Tanah Karo.

“Kalau cabai merah hari ini justru turun menjadi Rp55 ribu per kg. Pekan lalu masih tinggi, Rp70 ribu per kg,” ujar Rubini.

Sementara cabai hijau dijual seharga Rp32 ribu per kg, lebih tinggi dari harga normal yang biasanya Rp25 ribu per kg.

Para pedagang memperkirakan harga cabai rawit masih akan terus melonjak mengingat pasokan dari Aceh belum kembali normal. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN