Cegah Pita Cukai Palsu, Pabrik Rokok Bakal Dilengkapi Mesin Track and Trace

Ilustrasi pita cukai rokok. (foto: detik/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID – Pemerintah menyiapkan teknologi baru untuk mempersempit peredaran pita cukai rokok palsu. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, mesin berbasis track and trace akan dipasang di sejumlah pabrik rokok untuk membantu memastikan keaslian pita cukai.
Menurut Purbaya, teknologi tersebut akan ditempatkan langsung di fasilitas produksi rokok. Mesin itu nantinya juga berfungsi sebagai alat penghitung dengan sistem yang lebih modern.
“Namanya track and trace dari satu perusahaan baru. Sehingga nanti kita akan taruh mesinnya di pabrik rokok, mesin penghitung, kan pakai teknologi yang lebih baru. Dalam waktu dekat akan diterapkan, mungkin dalam setengah tahun ke depan akan full semuanya,” kata Purbaya di Gedung DPR, Jakarta Pusat, kemarin.
Ia menjelaskan, penerapan sistem tersebut akan memudahkan pemerintah dalam mendeteksi dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh pihak-pihak di industri rokok.
Pita cukai generasi baru nantinya dapat dipindai menggunakan telepon seluler. Dari hasil pemindaian tersebut, informasi mengenai asal pita hingga pabrik yang memproduksinya dapat diketahui.
“Kita juga lebih mudah mendeteksi kalau ada yang menggelap-gelap. Karena pitanya itu, pita baru itu bisa di-scan pakai handphone, segala macam, bisa ketahuan dari mana pabriknya, segala macam, jadi enggak bisa macam-macam,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pita cukai palsu masih beredar, Purbaya mengakui peluang terjadinya pelanggaran oleh oknum tetap ada. Namun, ia meyakini penggunaan teknologi baru akan membuat proses pemalsuan jauh lebih sulit. “Pakai teknologi baru itu enggak bisa dipalsu lagi,” ucapnya.
Selain memperkuat pengawasan pita cukai, pemerintah juga tengah menyiapkan skema baru dalam struktur cukai rokok. Purbaya menyebut akan ada penambahan layer atau lapisan baru yang masih perlu dibahas bersama Komisi XI DPR RI.
Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk menekan peredaran rokok ilegal. Pemerintah juga membuka peluang bagi pelaku usaha rokok ilegal untuk beralih ke jalur resmi.
Purbaya mengaku telah bertemu dengan sejumlah pelaku rokok ilegal dan menyampaikan kesempatan bagi mereka untuk masuk ke skema legal yang sedang disiapkan pemerintah.
“Yakin. Saya sudah ketemu para pelaku rokok ilegal itu, atau beberapa orang intinya. Saya bilang saya kasih ruang di situ, nanti kalau sudah jadi, masuk situ Anda ke layer baru itu. Kalau Anda masih main-main, saya sikat,” tutur Purbaya.























