Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
EDUKASI

Peringatan Penting Setiap 18 November: Milad Muhammadiyah hingga Sawit Nasional

Mistar.idSelasa, 18 November 2025 08.40
JS
peringatan_penting_setiap_18_november_milad_muhammadiyah_hingga_sawit_nasional

Ilustrasi tanggal 18 November 2025. (foto:wincalendar/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Tanggal 18 November 2025 bertepatan dengan hari Selasa dan menjadi momentum bagi beberapa peringatan penting, baik nasional maupun internasional.

Salah satu yang paling menonjol adalah Milad Muhammadiyah yang tahun ini memasuki usia ke-113. Selain itu, terdapat pula Hari Pencegahan dan Penyembuhan dari Eksploitasi, Pelecehan, dan Kekerasan Seksual Anak Sedunia, Hari Vasektomi Sedunia, serta Hari Sawit Nasional.

Sejarah Berdirinya Muhammadiyah

Muhammadiyah merayakan milad ke-113 pada 18 November 2025. Mengutip laman resminya, organisasi ini didirikan di Kauman, Yogyakarta, pada 8 Dzulhijjah 1330 H atau 18 November 1912 oleh Muhammad Darwis, yang kemudian dikenal sebagai KH Ahmad Dahlan. Ia merupakan pegawai Kesultanan Keraton Yogyakarta, seorang khatib, sekaligus pedagang.

Latar belakang berdirinya Muhammadiyah berangkat dari keprihatinan Ahmad Dahlan terhadap kondisi umat Islam pada masa itu yang dianggap jumud, beku, dan dipenuhi praktik mistik. Ia kemudian mengajak masyarakat kembali kepada ajaran Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Hadis. Pada awalnya, ajaran tersebut ditolak sebagian masyarakat. Namun berkat ketekunan dan kesabarannya, ajaran itu akhirnya diterima oleh keluarga dan lingkungan terdekat.

Profesi Ahmad Dahlan sebagai pedagang turut mempercepat penyebaran dakwahnya hingga keluar Kauman, bahkan ke luar Jawa. Untuk mengorganisasi kegiatan dakwah tersebut, Muhammadiyah resmi berdiri pada 18 November 1912. Ahmad Dahlan memimpin organisasi hingga 1922.

Sejarah Hari Sawit Nasional

Hari Sawit Nasional diperingati setiap 18 November, bertepatan dengan penanaman kelapa sawit pertama secara komersial di Indonesia pada 18 November 1911. Mengutip Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan Kota Subulussalam, penanaman perdana tersebut dilakukan di Kebun Sungai Liput (Aceh) dan Pulu Raja (Asahan), Sumatera Utara (Sumut). Fakta tersebut menjadikan Sumut sebagai wilayah perintis perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Usulan penetapan Hari Sawit Nasional diajukan oleh Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) pada 2017. Peringatan ini bertujuan mengenalkan peran Indonesia sebagai salah satu produsen sawit terbesar dunia serta mengedukasi masyarakat mengenai perkembangan industri sawit nasional. Momentum ini juga menjadi refleksi untuk meningkatkan pengelolaan yang berkelanjutan dari sisi ekonomi maupun lingkungan.

Hari Pencegahan dan Penyembuhan dari Kekerasan Seksual Anak Sedunia

Pada 7 November 2022, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 18 November sebagai Hari Pencegahan dan Penyembuhan dari Eksploitasi, Pelecehan, dan Kekerasan Seksual Anak Sedunia. Resolusi ini diperkenalkan oleh Sierra Leone dan Nigeria, dan didukung lebih dari 110 negara.

Ibu Negara Sierra Leone, Fatima Maada Bio, menyebut kekerasan seksual terhadap anak sebagai kejahatan keji. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jutaan anak menjadi korban kekerasan seksual setiap tahun. Banyak penyintas memilih diam karena rasa malu atau takut. Peringatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran global serta mendorong perlindungan dan pemulihan bagi anak-anak penyintas, baik secara daring maupun luring.

Hari Vasektomi Sedunia

Hari Vasektomi Sedunia diperingati setiap Jumat ketiga bulan November, dan pada 2025 jatuh pada 18 November. Tujuan utamanya adalah mempopulerkan vasektomi sebagai metode kontrasepsi permanen bagi pria yang aman dan efektif. Sejak diluncurkan pada 2012, peringatan ini telah diikuti lebih dari 30 negara.

Kampanye ini menekankan pentingnya peran pria dalam kesehatan seksual dan reproduksi. Vasektomi merupakan prosedur medis yang menghentikan jalur penyaluran sperma untuk mencegah kehamilan. Meskipun aman dan efektif, stigma negatif masih berkembang, termasuk anggapan bahwa vasektomi menurunkan kemampuan seksual. Hari Vasektomi Sedunia hadir untuk meluruskan anggapan tersebut melalui edukasi publik.

Dengan berbagai peringatan yang jatuh pada tanggal ini, 18 November menjadi momentum refleksi terkait sejarah bangsa, kesehatan masyarakat, perlindungan anak, dan keberlanjutan industri nasional. (hm16)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN