Antusias Siswa SDS Adhyaksa II Medan Menunggu MBG, Rendang Jadi Menu Hari Pertama

Guru SDS Adhyaksa II Medan membagikan omprengan MBG kepada siswa. (Foto: Susan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Antusiasme tinggi terlihat dari raut wajah siswa SDS Adhyaksa II Medan saat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dibagikan pada Kamis (8/1/2026). Pembagian tersebut menjadi hari pertama pelaksanaan MBG di awal tahun 2026. Sejak beberapa hari sebelumnya, para siswa disebut terus menanyakan kapan makanan bergizi itu kembali dibagikan.
Guru Kelas 1 SDS Adhyaksa II Medan, Leriana, mengatakan anak-anak telah menunggu MBG sejak 5 hingga 7 Januari 2026. Namun, pembagian baru kembali dilakukan pada 8 Januari sesuai dengan edaran yang dikeluarkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) beberapa waktu lalu.
“Iya, dari tanggal 5 sampai 7 itu anak-anak sudah menunggu MBG yang tak kunjung datang. Yang biasanya memang anak-anak ini mengharapkan MBG juga. Hari ini senanglah, apalagi menunya banyak yang anak-anak suka,” ujar Leriana saat ditemui Mistar di sekolah, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan menu MBG pada hari pertama tersebut terdiri dari nasi, daging rendang, daun ubi rebus, tempe goreng, dan buah duku. Menurutnya, menu rendang bukan kali pertama diterima oleh sekolah tersebut.
“Sudah beberapa kali. Tidak bisa dibilang sering, tapi sudah pernah sekitar lima kali kami mendapatkan daging rendang sejak pembagian MBG dari November,” katanya.

Menu MBG di SDS Adhyaksa II Medan. (Foto: Susan/Mistar)
Leriana menyebutkan pembagian MBG di SDS Adhyaksa II Medan telah berlangsung sejak November 2025 dan seluruh siswa menerima manfaat tersebut. Total terdapat 110 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 yang mendapatkan MBG di sekolah itu.
Ia menilai respons anak-anak terhadap menu rendang sangat positif. Selain disukai, makanan yang diberikan juga habis disantap oleh para siswa.
“Anak-anak senang. Mereka suka dan juga menunya habis. Karena anak-anak suka rendangnya, jadi semangat anak-anaknya tadi untuk makan,” tuturnya.
Selain itu, makanan yang disajikan dinilai tidak pedas dan cukup lembut sehingga mudah dikonsumsi oleh siswa.
Ia juga berharap jenis buah yang dibagikan ke depan lebih ramah bagi anak-anak usia sekolah dasar. “Kalau buah, kadang anak-anak itu lebih aman buah seperti semangka, pisang, atau jeruk,” ujarnya.
Untuk menu yang paling disukai siswa, Leriana menyebut ayam goreng masih menjadi favorit. “Kalau yang paling anak-anak senang itu ayam goreng. Anak-anak lebih antusias, apalagi kalau dicampur saus tomat,” katanya.
Antusiasme tersebut juga dirasakan Zio, 7 tahun, siswa kelas 1 SDS Adhyaksa II Medan. Ia mengaku senang dengan menu MBG yang diterimanya hari itu.
“Enak MBG-nya. Ada rendang, buah duku, tempe goreng, nasi, sayur, habis semua. Suka dan enak,” ucap Zio.
Meski menyukai rendang, Zio mengaku lauk favoritnya tetap ayam goreng. Ia juga mengatakan setiap kali mendapatkan MBG, makanannya selalu habis.
“Selalu habis MBG-nya, tidak pernah tidak habis. Pengennya lanjut terus. Dari pertama masuk sekolah sudah nunggu-nunggu terus,” kata Zio sambil tersipu.
“MBG sehat, MBG bikin kenyang dan enak,” ucapnya lagi.
Sebelumnya, dalam Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Hari Pertama Operasional Program MBG, disebutkan menu hari pertama diwajibkan mengangkat makanan khas daerah dengan tetap memenuhi standar gizi seimbang. (hm25)













