Tuesday, October 13, 2026
home_banner_first
BUDAYA

Revitalisasi 200 Museum dan Aset Budaya Dikebut pada 2026

Mistar.idSelasa, 13 Oktober 2026 pukul 08.49 WIB
revitalisasi_200_museum_dan_aset_budaya_dikebut_pada_2026

Presiden RI Prabowo Subianto dan Menbud Fadli Zon di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026) malam. (Foto: Dokumentasi Sekretariat Kabinet)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Presiden RI Prabowo Subianto membahas percepatan revitalisasi museum, keraton, istana, benteng, dan berbagai aset budaya di Indonesia bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026) malam.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, pemerintah menargetkan percepatan revitalisasi dan penataan lebih dari 200 titik museum, cagar budaya, keraton, istana, benteng, serta aset budaya lainnya sepanjang 2026.

“Percepatan revitalisasi dan penataan lebih dari 200 titik museum, cagar budaya, keraton, istana, benteng dan aset budaya lainnya di Indonesia sepanjang tahun 2026,” ujar Teddy dalam siaran pers, Selasa (13/10/2026).

Teddy menjelaskan, revitalisasi tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga mencakup penguatan narasi sejarah, alur cerita, dan tata pamer agar informasi yang disajikan lebih menarik dan mudah dipahami masyarakat.

“Pembaruan museum tidak hanya melalui perbaikan fisik bangunan, tetapi juga penguatan narasi sejarah, alur cerita, dan tata pamer agar semakin informatif dan menarik bagi masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dan pengalaman interaktif untuk meningkatkan daya tarik museum, terutama bagi generasi muda. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengunjungi museum dan situs budaya sekaligus memperkuat pemahaman terhadap sejarah dan identitas bangsa.

Teddy mengatakan, pertemuan tersebut juga membahas penguatan kapasitas sumber daya manusia pengelola museum serta pengembangan wisata budaya, sejarah, dan religi.

Menurut dia, pengembangan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Prabowo, lanjut Teddy, menegaskan pentingnya pelestarian warisan budaya sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan sejarah dan identitas nasional.

“Bapak Presiden menegaskan pentingnya menjaga dan merawat warisan budaya bangsa agar tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi juga sumber pengetahuan, kebanggaan, dan inspirasi bagi generasi mendatang,” imbuh Teddy. (hm25/kompas.com)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN