Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
ADVERTORIAL

Dorong Universal Coverage, BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Tapsel Perkuat Perlindungan Pekerja Desa

Mistar.idKamis, 9 April 2026 pukul 13.05 WIB
dorong_universal_coverage_bpjs_ketenagakerjaan_dan_pemkab_tapsel_perkuat_perlindungan_pekerja_desa

Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Ekosistem Desa Tahun 2026 di Ruang Rapat BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan, Kamis (9/4/2026). (foto:dokumenbpjsketenagakerjaan/mistar)

news_banner

Padangsidimpuan, MISTAR.ID

Dalam rangka meningkatkan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di tingkat desa, telah dilaksanakan kegiatan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Ekosistem Desa Tahun 2026 di Ruang Rapat BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kepesertaan program BPJS Ketenagakerjaan sekaligus memberikan pemahaman terbaru terkait regulasi dan manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di lingkungan ekosistem desa.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padangsidimpuan, Christian Natanael Sianturi, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral. Sinergi ini krusial untuk merealisasikan universal coverage program perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja, terutama pada segmen pekerja informal.

“Intensitas koordinasi serta kerja sama dengan perangkat daerah terkait di Kabupaten Tapanuli Selatan akan terus ditingkatkan. Hal ini bertujuan agar target sasaran dapat tercapai secara optimal,” ujar Chris.

Perluasan cakupan peserta dari sektor pekerja informal pada ekosistem desa diawali dengan skema monitoring dan evaluasi (monev) berkelanjutan. Monev ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kepesertaan baru serta tantangan yang mungkin dihadapi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat desa akan pentingnya perlindungan sosial.

“Kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tapanuli Selatan melalui monev juga mendorong peran aktif aparatur desa. Ini penting untuk memperluas program perlindungan sosial, khususnya bagi pekerja rentan di pedesaan,” ucap Chris.

Selanjutnya, BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan menyampaikan sosialisasi terkait program, manfaat, serta kriteria kepesertaan bagi pekerja di lingkungan ekosistem desa. Materi yang disampaikan mencakup perlindungan bagi pekerja sektor Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah (BPU), hingga jasa konstruksi.

Chris menambahkan, melalui sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa, pihaknya optimistis target universal coverage Jamsostek di Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2026 dapat tercapai.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan arahan dari jajaran Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tapanuli Selatan serta sesi diskusi interaktif dan tanya jawab. Dalam forum tersebut, para peserta aktif menyampaikan berbagai masukan dan kendala di lapangan.

Sebagai hasil dari kegiatan ini, seluruh perwakilan kecamatan dan desa menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kepesertaan program BPJS Ketenagakerjaan di wilayah masing-masing, guna memberikan perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di ekosistem desa.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas perlindungan sosial ketenagakerjaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Tapanuli Selatan. (adv)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN