Monday, July 20, 2026
home_banner_first
ADVERTORIAL

Bobby Nasution Dorong Ekraf Naik Kelas, HAKI Gratis untuk Pelaku Kreatif Sumut

Mistar.idRabu, 1 April 2026 pukul 15.32 WIB
bobby_nasution_dorong_ekraf_naik_kelas_haki_gratis_untuk_pelaku_kreatif_sumut

Temu Pers bersama dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara dengan tema "Program Prioritas, Proyek Strategis dan Kegiatan Unggulan OPD" Kegiatan ini difasilitasi Dinas Kominfo Sumut yang berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro Nomor 30 Medan, Rabu (1/4/2026). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Prov.Sumut / Munawar Harahap/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong pelaku ekonomi kreatif naik kelas melalui program fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) secara gratis. Program ini menjadi bentuk perlindungan sekaligus penguatan daya saing bagi pelaku ekonomi kreatif di Sumut.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, pada temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di lobi Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (1/4/2026).

“Makanya kami juga di tahun 2026 ini membuat kegiatan, yaitu perlindungan pelaku ekonomi kreatif melalui fasilitasi HAKI secara gratis. HAKI ini adalah perlindungan hukum atas produk yang diciptakannya,” kata Yuda.

Para pelaku ekonomi kreatif diberi kesempatan untuk mendaftarkan karya atau produknya melalui Disbudparekraf Sumut. Selanjutnya, pendaftaran tersebut akan difasilitasi hingga ke Kementerian Hukum Republik Indonesia.

“Karya atau produk yang didaftarkan akan divalidasi, diperiksa secara global, apakah karya tersebut sudah ada di dunia. Tidak boleh ada yang sama,” ujar Yuda.

Keterangan gambar: Foto bersama usai temu pers. (Foto: Dinas Komunikasi dan Informatika Prov.Sumut / Munawar Harahap/Mistar)

Selain fasilitasi HAKI, Pemprov Sumut juga melakukan pembinaan terhadap pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif melalui Taman Budaya Sumut. Pelaku perfilman pun turut mendapat perhatian melalui berbagai program pembinaan.

“Di Taman Budaya, kami ada pelatihan perfilman, kemudian ada workshop. Tidak hanya diberi pelatihan, kami juga mengadakan event terkait. Sebenarnya sudah kami rencanakan sebelumnya supaya dunia perfilman Sumut bisa bangkit,” kata Yuda.

Tak hanya itu, Pemprov Sumut juga tengah mengkaji rencana pembangunan creative hub di sekitar kawasan Sumut Sport Centre. Rencana ini diharapkan dapat mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif sekaligus menjadi titik transit wisatawan.

“Kami membuat kajian terkait UMKM dan ekonomi kreatif yang akan kami ciptakan. Di situ mudah-mudahan bisa kami masukkan juga tempat transit untuk wisatawan yang datang,” ujarnya. (adv)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN