13.5 C
New York
Monday, April 15, 2024

Fokus Lensa : Dibalik Kemegahan Kawasan Kesawan

Medan, Mistar.id

Daerah Kesawan di Medan menunjukkan pengaruh arsitektur tropis Belanda dan Inggris dari Negeri-Negeri Selat, termasuk Pulau Pinang.

Kelurahan Kesawan berada di Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara.

Di sepanjang Jalan Ahmad Yani dikenal sebagai Jalan Kesawan,  merupakan salah satu jalan tertua di Medan, terdapat banyak bangunan bersejarah.

Daerah ini juga disebut sebagai Pecinan terbesar di Kerajaan Melayu Deli (sekarang Medan) selama pemerintahan Hindia Belanda.

Sebelum tahun 1880, banyak orang Melayu Deli dan Tionghoa Medan yang datang dari Melaka dan Tiongkok menetap di Kampung Kesawan.

Namun setelah kebakaran besar menghancurkan rumah-rumah kayu di Kesawan pada tahun 1889, penduduk setempat mulai membangun ruko-ruko dua lantai, sebagian darinya masih ada hingga sekarang.

Namun dibalik kemegahan kawasan tersebut, terselip beberapa hal nan unik yang ditemukan sehari-harinya. (Bobby)

Rumah Gandeng Tua
Rangkaian rumah gandeng yang sudah berumur hampir seabad tampak asri dan terawat di sisi barat Kelurahan Kesawan ini dan masih dihuni oleh warga secara turun temurun (f: Bobby / Mistar.id)
Tertidur
Seorang gadis belia tertidur pagi hari di emperan pada sebuah toko yang sudah lama tutup (f; Bobby / Mistar.id)
Makam Syeh
Di ujung utara Kelurahan Kesawan terdapat sebuah makam tua yang terawat dan asri. Diduga sebagai makam ulama pada awal abad ke-17 di Tanah Deli (f: bobby / Mistar.id)

Related Articles

Latest Articles