7.5 C
New York
Friday, April 19, 2024

Kapolres Siantar Imbau Para Pelajar Tidak Terlibat Kenakalan Remaja

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Kapolres Pematangsiantar AKBP Yogen Heroes Baruno meminta seluruh pelajar tidak terlibat dalam kenakalan remaja dalam bentuk apapun saat.

Yogen menyampaikan hal itu saat melaksanakan program Police Go To School di Yayasan Perguruan SMA Taman Siswa (Tamsis), Jalan Kartini, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat, Senin (29/1/24).

Beberapa poin terkait pelanggaran-pelanggaran atau kenakalan remaja, yang banyak dilakukan kalangan anak sekolah, kata Yogen, seperti perkumpulan geng motor yang meresahkan dengan membawa senjata tajam, dan penyalahgunaan narkotika yang memang sangat membahayakan bagi para remaja.

Baca juga: Pinjol Untuk Bayar UKT Dinilai Akan Tingkatkan Kredit Macet

Ia pun mengimbau para siswa menghindari hal-hal tersebut, agar tidak terjerat masalah hukum. Saat ini, kata Yogen, Polres Siantar telah memproses dua remaja pembawa senjata tajam yang terjaring razia beberapa waktu lalu.

“Adik-adik ini adalah generasi penerus bangsa, di mana sudah berjanji dan memiliki tanggungjawab morip pada janji siswa yang dibacakan. Jadi, harus menghindari hal yang sifatnya pelanggaran hukum,” kata Yogen di hadapan para siswa SMA Tamsis.

Ia juga menegaskan, bahwa narkoba merupakan musuh bersama, di mana kepolisian secara serentak melakukan penindakan terhadap pelaku pengedar atau penyalahgunaannya.

“Adik-adik harus terhindar dari narkoba, jangan jadi korban, karena narkoba sangat berdampak negatif,” sambungnya.

Baca juga: Terlalu Banyak Minum Susu Bisa Buat Anak Kekurangan Zat Besi

Ia menambahkan, setiap siswa mempunyai cita-cita yang tinggi dan nantinya membutuhkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) untuk mewujudkan hal itu.

“Kalau sudah ada catatan di kepolisian melakukan tindak pidana, maka akan ada kesulitan tersendiri untuk mencari pekerjaan, apalagi menjadi seorang polisi atau TNI harus kondisi sehat tentu tidak ada terkandung di darahnya zat-zat terlarang,” sambung Yogen.

Terkait permasalahan bully atau perundungan di lingkungan sekolah, Yogen meminta para siswa agar bijak mencari pengetahuan, dan mempergunakan sosmed dengan benar.

“Kalian adalah generasi muda penerus bangsa yang baik, untuk itu kalianlah yang menggantikan kami kami ini nantinya,” pungkas Yogen. (Roland/hm22)

Related Articles

Latest Articles