0.6 C
New York
Monday, February 19, 2024

Tujuh Pecinan Direkomendasikan untuk Penikmat Budaya Tionghoa selama Imlek

Jakarta, Mistar.id

Pekan ini akan menjadi bulan yang spesial bagi orang Tionghoa karena pada 10 Februari, tahun baru masyarakat Tionghoa, juga dikenal sebagai Imlek dimulai.

Berbagai atribut budaya negeri tirai bambu muncul dengan meriah selama perayaan Imlek hingga Cap Go Meh.

Hal ini adalah waktu yang tepat bagi mereka yang menyukai budaya dan tradisi Tiongkok untuk mengunjungi banyak pecinan dan pusat perayaan Imlek.

Sebagai referensi dari berbagai sumber, inilah beberapa lokasi wisata yang patut dikunjungi berkaitan dengan imlek:

  1. Desa Wisata Pecinan Glodok

Menurut kemenparekraf.go.id, tempat ini terpilih untuk Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 karena arsitektur dan ornamen China yang indah, restoran Gang Gloria yang menawarkan berbagai makanan, dan acara kebudayaan seperti wushu dan tarian tradisional lainnya.

Baca juga : Ratusan Variasi Pernak-Pernik Imlek Meriahkan Kota Medan

  1. Petak Sembilan

Pecinan Sembilan adalah salah satu tempat pecinan yang menarik di Jakarta selain Desa Wisata Pecinan Glodok.

Sebuah laporan dari Antara menyatakan bahwa Pecinan Sembilan secara teratur memasang lampion dan ornamen imlek yang identik dengan warna merah.

Dharma Jaya dan Dharma Bakti adalah wihara besar umat Konghucu di tempat ini.

  1. Pecinan Semarang

Ketika melakukan perjalanan ke Pecinan Semarang,  terasa bahwa tempat itu benar-benar dilestarikan dan didedikasikan untuk mengenang sejarah.

Bangunan-bangunan khas China masih kokoh dan oriental yang dihiasi oleh ornamen imlek.

Seperti yang dinyatakan dalam artikel Melati et al. “Perkembangan Kawasan Pecinan Semarang” dalam Jurnal Arsitektur Komposisi.

Sejarah Pecinan Semarang dimulai dengan penduduk Tiongkok yang menjauhkan wilayah tersebut dari VOC selama masa penjajahan.

  1. Pasar Gede Solo

Pasar Gede, pasar paling besar di Kota Solo, telah ada sejak zaman Pakubuwana X. Ini terkenal dengan budaya Jawanya yang kuat.

Babah China membangun pasar besar ini dengan mendirikan beberapa warung kecil di surakarta.go.id.

Oleh karena itu, saat imlek tiba, Pasar Gede akan berpartisipasi dalam kegiatan dengan mengadakan Grebeg Sudiro secara teratur.

  1. Pulau Kemaro Palembang

Menurut keratonpalembang.com, Pulau Kemaro adalah tempat unik di mana air tidak pernah masuk ke dalamnya meskipun berada di tengah Sungai Musi.

Kisah cinta yang terkenal di Pulau Kemaro adalah tentang Siti Fatimah, putri Raja Palembang, dan Tan Bun, anak Raja China, yang berakhir tragis.

Tidak mengherankan jika pengunjung melihat pohon cinta dan kelenteng Budha yang masih berdiri kokoh di Pulau Kemaro.

Baca juga : Mempromosikan Tradisi Peranakan Cio Tao

  1. Cap Go Meh Singkawang

Singkawang, yang dijuluki sebagai Kota Seribu Kelenteng, selalu merayakan Tahun Baru Imlek.

Cap Go Meh, adalah salah satu budaya yang tidak pernah hilang.Menurut situs web indonesia.go.id, para tatung akan diarak di sekitar pusat kota.

Tatung sendiri merujuk pada seorang dukun yang dirasuki oleh roh dewa atau jiwa yang telah meninggal dunia.

Related Articles

Latest Articles