13.6 C
New York
Thursday, May 2, 2024

Kasus DBD di Dairi Meningkat, Anggota DPRD Tuntut Pemkab Lakukan Fogging Berkala

Dairi, MISTAR.ID

Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Dairi Sumatera Utara belakangan ini dari data yang diperoleh mengalami peningkatan.

Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Dairi, Hadisuwarno Panjaitan meminta dan berharap Pemerintah Kabupaten Dairi segera lakukan tindakan pengasapan atau fogging ditempat terdeteksi untuk membunuh nyamuk pembawa DBD.

Harapan dan permintaan itu disampaikan Hadisuwarno Panjaitan saat membesuk saudaranya yang sedang menjalani perawatan penyakit DBD di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang Kamis (18/5/23).

Baca juga: Dana BPNT Diduga Digelapkan Mantan Kades Sekaligus Pemilik e-Warung di Dairi, Begini Respon Bank Mandiri

Dikatan Hadisuwarno Panjaitan, dirinya kaget mendengar informasi pasien DBD di RSUD lumayan banyak. Untuk itu dirinya selaku Anggota DPRD dari Fraksi Partai Hanura meminta dan berharap Pemkab Dairi melalui dinas terkait agar segera lakukan tindakan pengasapan atau fogging.

“Fogging ditempat terdeteksi adanya virus DBD seperti sarang-sarang nyamuk dipermukiman warga mulai dari tingkat kota sampai ke desa-desa secara berkala untuk membunuh nyamuk pembawa DBD,” kata Hadisuwarno Panjaitan penuh harap.

Sehubungan hal tersebut, awak media yang mencoba mencari informasi jumlah data kasus pasien DBD dari pihak RSUD Sidikalang terkesan menutup-nutupi. Kepala Rekam Medik berinisial IS, menolak memberikan jumlah data kasus pasien DBD di RSUD dengan alasan harus menggunakan surat tertulis juga rekomendasi Dinas Kesehatan Dairi.

Baca juga: Cegah DBD, Dinas Kesehatan Medan Rutin Sosialisasi 3M dan Fogging

Secara terpisah, Seketaris Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi Frisda Turnip yang dihubungi melalui sambungan selular menyebutkan, data kasus DBD di RSUD Sidikalang belum ada dilaporkan ke Dinas Kesehatan.

“Tetapi kalau laporan bulan dari tingkat pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) secara keseluruhan di wilayah Dairi, per bulan April 2023 ada 49 data kasus DBD, tetapi di RSUD kita belum tau, menunggu laporan lah,” jawab Frisda Turnip.

Menerima informasi tersebut, awak media pun coba mengonfirmasi ulang kepada IS namun ia terkesan menghindar dengan beranjak pergi dari mejanya dan tidak kembali lagi.

Baca juga: Kasus DBD di Musim Hujan, Plt Kadis Kesehatan Siantar: Ada Peningkatan

Anggota DPRD Hadisuwarno Panjaitan yang mengetahui respon pihak RSUD Sidikalang, sangat menyayangkan sikap yang terkesan menutupi informasi tersebut. Sebab menurut Hadisuwarno Panjaitan, informasi publik sangat penting untuk mencari solusi jalan keluar setiap masalah atau persoalan ditengah-tengah masyarakat .

“Sikap seperti itu sangat kita sayangkan. Semoga nanti di rapat paripurna DPRD dalam agenda LKPJ Bupati Dairi yang sedang berjalan bulan ini, kita lampirkan menjadi materi rapat paripurna, walau RSUD bukan dikomisi kami yaitu komisi II,” ujar Hadisuwarno.

Sebagai tambahan untuk komisi di DPRD yang membawahi lingkup kesehatan adalah Komisi III. (Manru/hm21).

Related Articles

Latest Articles