4.2 C
New York
Sunday, February 25, 2024

Respons Wamen ATR/BPN Soal Izin Pendirian Rumah Ibadah di Indonesia

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Wakil Menteri (Wamen) ATR/BPN, Raja Juli Antoni merespons peraturan mengenai izin pendirian rumah ibadah di Indonesia. Hal itu ia tanggapi terhadap penolakan yang sering terjadi dalam proses pembangunan rumah ibadah agama tertentu dan pembubaran paksa.

“Kalau dari otoritas saya sebagai Wamen itu lebih mensertifikasi rumah ibadah. Kalau untuk izin itu kan rezimnya di Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri),” ucapnya usai acara Makan Siang dan Dialog Bersama Ketua Umum (Ketum) PSI, di salah satu cafe Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Kamis (8/2/2024).

Raja Juli yang juga Sekjen PSI itu mengatakan, partainya sudah menggugat persoalan itu ke Mahkamah Agung (MA), namun belum berhasil hingga saat ini.

“Ke depan kami atas instruksi Ketum berencana menggolkan RUU kerukunan dan kebebasan beragama. Untuk apa? Seperti kata Ketum tadi, mendirikan rumah ibadah kok lebih sulit ketimbang mendirikan diskotik. Itu kan ironis,” ucapnya.

Baca juga: Ketum PSI Kaesang di Siantar: Bangun Diskotek Lebih Mudah dari Rumah Ibadah

“Padahal kita ini negara berdasarkan pancasila, bhineka tunggal ika, di mana undang-undang dasarnya menyatakan kebebasan beragama, berkeyakinan. Itu merupakan hak dasar seluruh warga negara,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep membeberkan lebih mudah membangun diskotik daripada membangun rumah ibadah. Hal itu dikatakannya saat bertemu dengan masyarakat Kota Pematangsiantar.

“Saya tekankan di awal, saya di sini ingin berdialog. Saya ingin mendapatkan arahan supaya kami jauh lebih baik ke depannya,” sebut Kaesang dalam sambutannya.

“Dan tadi kalau ada masalah permasalahan pertanahan, Insya Allah lewat beliau (Wamen). Kalau pembangunan-pembangunan rumah ibadah khususnya gereja yang sekarang, bisa dibilang bukan susah tapi mungkin ada sedikit rintangan. Masa sekarang bikin rumah ibadah lebih susah dari pada bikin diskotek,” katanya menambahkan.

Karena itu, Kaesang meminta Wamen Raja untuk terus menolong masyarakat. “Untuk itu saya mohon bapak Wamen untuk membantu bapak ibu semua yang ada di sini kalau ada permasalahan,” pungkasnya. (jonatan/hm17)

Related Articles

Latest Articles