31.7 C
New York
Wednesday, June 26, 2024

Momen Hari Kartini, Ini Pesan Kepala BPBD Siantar Pada Kaum Perempuan

Pematang Siantar, MISTAR.ID

Hari Kartini diperingati pada tanggal 21 April setiap tahunnya adalah hari kelahiran Pahlawan Kemerdekaan Nasional RA Kartini yang sangat berjasa kepada kaum perempuan.

Di momen Hari Kartini, sejumlah harapan dan pesan disampaikan kepada kaum perempuan, termasuk dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematang Siantar, Agustina Bulan Lasma Sihombing.

“Begini, situasi cuaca kita sekarang ini memang, laporan dari BMKG pun kan ekstrim dan berkelanjutan. Jadi, sesuai Undang-Undang 24 tahun 2007 itu bencana itu adalah tanggungjawab bersama, bukan hanya tanggungjawab pemerintah. Masyarakat, Pengusaha, Mahasiswa dan termasuk kaum perempuan, khususnya kaum ibu, juga ikut bertanggungjawab,” ujarnya.

Baca Juga:Meriahkan Hari Kartini, Samosir Gelar Lomba Bikin Itak Nanihopingan

Karena, lanjut Agustina, pendidikan awal bagi anak itu kan berawal dari rumah.

“Seorang ibu bisa mendidik atau mengajar anaknya, agar tak terjadi hal yang tak diinginkan, apa yang bisa dilakukan. Contoh, jangan main api di rumah, bermain lilin atau apapun itu yang bisa menimbulkan bencana kebakaran. Lalu anak-anaknya juga bisa diajarkan agar tetap menjaga kebersihan, jangan membuang sampah sembarangan, seperti di saluran air,” sebutnya.

Semuanya, kata Agustina, berawal dari rumah. “Terutama sampah, kalau dibuang sembarangan, lama-lama juga akan menimbulkan bencana, yaitu banjir. Dan kalau sudah banjir, juga bisa akan menimbulkan bencana lainnya, yaitu bencana longsor. Jadi, sejak dari rumah, anak-anak sudah bisa diajarkan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini adalah salah satu cara mencegah bencana,” jelasnya.

Bukan itu saja, kaum ibu juga seyogianya menyediakan kotak P3K berisi obat-obatan untuk pertolongan pertama bila ada kecelakaan.

“Bisa juga, kalau udah ada anak yang sudah besar, misalnya SMA atau Mahasiswa, bisa diajarkan untuk menyimpan nomor (telepon) penting yang bisa dihubungi bila ada keadaan dadurat. Misalnya, nomor rumah sakit, nomor kepolisian, BPBD dan nomor pemadam kebakaran. Didiklah anak agar peka terhadap lingkungan,” ujarnya.

Artinya, sambung Agustina, tuntutan kepada kaum ibu sekarang ini sudah semakin tinggi untuk mengikuti perkembangan jaman.

“Tidak semata-mata hanya membesarkan anak saja. Seorang ibu dituntut harus lebih cerdas untuk sekarang ini, bisa mengatur waktunya dengan baik di tengah keluarganya,” tukasnya mengakhiri.(ferry/hm12)

Related Articles

Latest Articles