12.9 C
New York
Sunday, April 21, 2024

Demi Kurangi Kemacetan, Begini Aksi Pria Bertopi Koboi Jadi “Polisi” di Tengah Lampu Lalu Lintas Mati di Siantar

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Sejumlah traffic light yang sering disebut APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) atau yang biasa kita sebut dengan lampu merah pada beberapa titik persimpangan jalan di Kota Pematangsiantar ini tidak menyala. Akibatnya pengendara yang melintasi jalan tersebut jadi semrawut.

Ketika Mistar sedang mengecek lampu lalulintas tersebut, tampak seorang pria mengenakan topi koboi jadi “polisi” sedang sibuk mengatur lalulintas yang berada di jalan perempatan Ahmad Yani perpotongan dengan jalan Patuan Anggi dengan Jalan Pdt.Justin Sihombing, tepatnya di lampu merah restauran Panorama.

Padahal lokasi tersebut merupakan akses yang banyak dilalui kendaraan, terutama yang ingin masuk maupun keluar Kota Pematangsiantar.

Baca juga: Jalan Medan Digenangi Air, Arus Lalu Lintas Macet di Jembatan Sigagak

Mufti Gunawan Siregar namanya, seorang pembina akitivis sosial di Pematangsiantar. Dibantu dengan sebuah peluit, Ia mengatur kendaraan dari empat arah. Dengan meniup peluit semua pengendara mengikuti instruksi yang ia berikan. Polisi tak tampak di perempatan tersebut.

Baca juga: Arus Lalu Lintas Macet Hingga 3 Km di Jalan Asahan

Katanya, pengaturan lalu lintas di persimpangan jalan dimaksudkan untuk mengatur pergerakan kendaraan pada masing-masing kelompok pergerakan kendaraan agar dapat bergerak secara bergantian sehingga tidak saling mengganggu antar-arus yang ada.

“Kami melihat lampu merah mati, sejak dua hari ini. Kalau dibiarkan pasti akan terjadi macet yang panjang. Karena kami lihat tak ada polisi ataupun Dinas Perhubungan, kami berinisiatif sendiri bagaimana agar lalulintas lancar, masyarakat berkendara juga aman dan nyaman,”ucapnya pada Mistar, Minggu (6/12/20).

Mufti mengaku mengatur lalu lintas di perempatan tersebut mulai pukul 10.00 wib pagi. Meski waktu sudah menunjukkan pukul 15:20 wib, Ia tidak lelah. Bak polisi, pria bertopi koboi serta tak lupa pakai masker itu mengatur kendaraan agar tak saling serobot hingga menimbulkan kemacetan.

Bahkan ada pula kendaraan yang hampir saja menabraknya ketika hendak melintas lurus dari arah jalan Patuan Anggi menuju Pdt.Justin Sihombing. Selain itu, ada sebuah kendaraan dari arah berlawanan dengan seenaknya belok kanan. Padahal pengendara tersebut sudah diberi instruksi dari Mufti agar berhenti dahulu, dan sabar menunggu selanjutnya.

Pantauan Mistar di lokasi tersebut, lalu lintas di perempatan tersebut relatif lancar. Semua pengendara patuh mengikuti instruksi yang diberikan Mufti dibantu dengan suara tiupan pluitnya, “Tahan dulu, priitttttt. Ya, yang sana jalan, priitttttt.”
(Yetty/hm06)

 

Mufti Gunawan Siregar mengatur lalulintas akibat lampu lalulintas mati. (Yetty)

Related Articles

Latest Articles