Sudah Dua Minggu Jalan Kaki ke Jakarta, Dua Pemuda Asahan Ingin Temui Menkeu Purbaya

Dua aktivis dari Asahan, Syafii dan Aidil berjalan kaki dari Asahan menuju Jakarta. (foto: tangkapan layar facebook/mistar)
Asahan, MISTAR.ID
Tekad dua pemuda asal Kabupaten Asahan menarik perhatian publik setelah mereka memilih berjalan kaki menuju Jakarta demi menyuarakan aspirasi masyarakat. Aksi ini telah berlangsung hampir dua pekan dan dilakukan sebagai bentuk protes terhadap persoalan perbankan yang dinilai merugikan nasabah kecil.
Dua pemuda tersebut adalah Muhammad Syafi’i dan Aidil Akbar Lubis. Keduanya memulai perjalanan panjang itu sejak, Selasa (16/12/2025). Rangkaian perjalanan mereka diupdate melalui facebook Ketua Ji’I dan saat ini mereka telah memasuki kawasan Jambi.
Syafi’i mengatakan, aksi jalan kaki dipilih sebagai simbol keprihatinan atas sejumlah kasus perbankan yang menurut mereka belum mendapatkan keadilan. Ia menyoroti dugaan penyitaan dan penahanan agunan nasabah yang memicu keresahan di tengah masyarakat, khususnya kalangan ekonomi kecil.
“Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk mencari keadilan. Banyak masyarakat kecil yang merasa dirugikan dan tidak tahu harus mengadu ke mana. Pesan ini harus sampai kepada Menkeu, Bapak Purbaya,” ujar Syafi’i, Senin (29/12/2025).
Tujuan utama perjalanan tersebut adalah bertemu Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa. Kedua pemuda itu berharap dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah pusat agar persoalan yang mereka anggap merugikan masyarakat bisa mendapat perhatian serius.
Syafi’i menegaskan, salah satu tuntutan utama mereka adalah pengembalian agunan nasabah yang mengajukan kredit usaha rakyat (KUR) yang dinilai bermasalah dan belum diselesaikan secara adil. Menurutnya, diperlukan peran aktif pemerintah untuk memastikan praktik perbankan berjalan sesuai aturan dan melindungi hak masyarakat.
Selain itu, aksi jalan kaki ini juga dimaksudkan untuk membuka ruang diskusi publik mengenai pentingnya pengawasan sektor perbankan. Ia menilai perlindungan terhadap nasabah kecil harus diperkuat agar kasus serupa tidak terus berulang.
Hingga berita ini diturunkan, Muhammad Syafi’i dan Aidil Akbar Lubis masih melanjutkan langkah mereka menuju Jakarta. Aksi jalan kaki yang dilakukan secara konsisten itu mendapat perhatian dan dukungan dari masyarakat di sejumlah daerah yang mereka lewati.
Keduanya berharap perjuangan yang ditempuh dengan langkah kaki ini tidak hanya berujung pada pertemuan dengan pejabat negara, tetapi juga mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat yang merasa dirugikan oleh sistem perbankan.
BERITA TERPOPULER























