Thursday, October 15, 2026
home_banner_first
SUMUT

Puskesmas Bagikan Masker ke Sekolah di Siborongborong

Mistar.idKamis, 15 Oktober 2026 pukul 09.43 WIB
puskesmas_bagikan_masker_ke_sekolah_di_siborongborong

Siswa SMA Negeri 1 Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, menggunakan masker yang dibagikan puskesmas karena asap karhutla. (Foto: Fernando/Mistar)

Taput, MISTAR.ID – Puskesmas Paniaran membagikan masker kepada siswa di sejumlah sekolah di Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kamis (15/10/2026).

Pembagian tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Bupati melalui Dinas Kesehatan untuk menjaga kesehatan siswa di tengah asap yang menyelimuti wilayah Taput.

Kepala Puskesmas Paniaran, R Sinurat, membenarkan pembagian masker tersebut. Ia mengatakan, masker telah dibagikan kepada siswa di sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Siborongborong.

"Saat ini kita telah membagi masker kepada siswa di SMA Negeri 1 Siborongborong dengan tujuan terkait asap yang menyelimuti Tapanuli Utara," ujar Sinurat.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Siborongborong, Poluk Pakpahan, Kamis (15/10/2026), juga membenarkan pembagian masker kepada para siswa.

"Ya, pembagian masker melalui puskesmas dan saat ini para siswa telah memakai masker untuk menjaga kesehatan seputar asap yang menyelimuti Tapanuli Utara," ujar Poluk.

Sebelumnya, sejumlah warga Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mengeluhkan gangguan kesehatan akibat asap tebal yang menyelimuti wilayah tersebut hampir satu minggu terakhir.

Masyarakat juga meminta Bupati Taput mengambil langkah antisipasi, salah satunya dengan membagikan masker.

"Kami berharap Bupati agar bisa mengambil langkah mengantisipasi penyakit sesak napas karena asap karhutla dengan membagikan masker gratis," ujar seorang warga, Ramses Sihombing, Rabu (14/10/2026).

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah siswa SMA di Siborongborong, R Hutasoit dan B Pandiangan. Mereka mengaku mengalami mata perih akibat asap.

"Mata perih akibat asap ini. Sudah satu minggu asap masuk di Tapanuli Utara. Kalau sekolah masih berjalan seperti biasa," ujar R Hutasoit.

B Pandiangan berharap pemerintah kabupaten meliburkan sekolah untuk sementara waktu. “Kalau bisa diliburkan saja anak sekolah agar tidak terlalu banyak terpapar asap,” ucapnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Taput, Deny Lumbantoruan, mengatakan pihaknya telah menyampaikan imbauan kepada Dinas Pendidikan dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Sudah kita buat imbauan kepada dinas pendidikan dan dinas lain seputar asap tebal yang menyelimuti Tapanuli Utara," ujarnya.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN