Wednesday, July 8, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pulau Hinako Disiapkan Jadi Sentra Garam Rakyat di Nias Barat

Mistar.idKamis, 14 Mei 2026 pukul 09.00 WIB
pulau_hinako_disiapkan_jadi_sentra_garam_rakyat_di_nias_barat

Kadis DKPP dan Dirut BUMD saat mengambil sampel air laut di Kepulauan Hinako. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Nias Barat, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten Nias Barat mulai mematangkan rencana pengembangan pertanian garam rakyat di Kepulauan Hinako.

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Nias Barat, Eka Lomboe, bersama Direktur Utama BUMD Nias Barat, Tolosokhi Halawa, melakukan ekspedisi lanjutan ke Kepulauan Hinako untuk meninjau sejumlah lokasi yang diproyeksikan mendukung pengembangan ekonomi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, tim mengambil sampel air laut yang akan diuji di laboratorium guna mengetahui kualitas dan tingkat kelayakannya sebagai dasar pengembangan pertanian garam rakyat.

Selain itu, mereka juga meninjau beberapa titik yang direncanakan menjadi lokasi budidaya perikanan dengan sistem keramba apung jaring.

Eka Lomboe mengatakan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut atas arahan Bupati Nias Barat setelah melihat langsung potensi besar yang dimiliki Kepulauan Hinako.

“Hari ini kita melakukan survei lapangan dan pengambilan sampel air laut untuk dilakukan pengujian laboratorium. Hal ini penting untuk mengetahui tingkat kelayakan dan kualitas air laut sebagai dasar pengembangan pertanian garam rakyat di Kepulauan Hinako,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Menurut Eka, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kondisi wilayah dan didukung kajian teknis yang matang.

“Kita ingin program yang dilaksanakan nantinya benar-benar sesuai dengan kondisi wilayah dan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di Kepulauan Hinako,” katanya.

Ia menambahkan, selain memiliki potensi untuk pengembangan garam rakyat, Kepulauan Hinako juga dinilai sangat mendukung budidaya ikan melalui keramba apung jaring.

Sementara itu, Direktur Utama BUMD Nias Barat, Tolosokhi Halawa, menyatakan pihaknya siap mendukung pengembangan ekonomi sekaligus pariwisata di kawasan tersebut.

“Selain mendukung pengembangan garam rakyat dan keramba apung jaring, BUMD Nias Barat juga merencanakan pembangunan homestay di pulau tersebut sebagai salah satu penunjang pengembangan pariwisata di Kepulauan Hinako,” ucapnya.

Menurut Tolosokhi, homestay yang telah dibangun saat ini mulai terbengkalai. Apabila memungkinkan, ke depannya BUMD dan BUMDes dapat bekerja sama melalui APBDes, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh warga setempat.

“Kami dari BUMD melihat langsung homestay yang dibangun beberapa tahun lalu melalui APBDes dan saat ini sedikit terbengkalai. Jika memungkinkan, ke depan pengelolaannya dapat bekerja sama agar fasilitas tersebut kembali dimanfaatkan secara optimal,” ucapnya lagi. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN