Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Percakapan Bupati Masinton dengan Bupati Oloan: di Hulu PLTA Ada Penggundulan Hutan yang sedang Ditanami Sawit

Mistar.idJumat, 5 Desember 2025 08.10
journalist-avatar-top
FM
percakapan_bupati_masinton_dengan_bupati_oloan_di_hulu_plta_ada_penggundulan_hutan_yang_sedang_ditanami_sawit

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu saat menelpon Bupati Humbahas, Oloan Paniaran Nababan untuk berkoordinasi mengetahui separah apa kondisi PLTA ESS Sipulak. (foto: Feliks/mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID

Hingga tengah malam, Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu masih berkantor untuk mengetahui status waspada potensi banjir bandang di Kecamatan Barus dan Andam Dewi.

Potensi banjir bandang itu akibat longsor diatas turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air Energi Sakti Sentosa (PLTA ESS) Sipulak di Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

Ia pun menelpon Bupati Humbahas, Oloan Paniaran Nababan untuk berkoordinasi mengetahui separah apa kondisi PLTA ESS Sipulak saat ini dan memastikan ada ancaman serius banjir bandang ke wilayah Tapteng.

"Sungainya sudah tertutup dan sungainya sudah membuat genangan baru. Semua sampai sekarang ini masih tertampung kurang lebih 70 meter itu ketinggian (kedalaman) air," ujar Oloan dari sambungan telepon, Jumat (5/12/2025).

Bupati Humbahas memastikan apabila kedalaman air mencapai seratusan meter maka dipastikan akan terjadi banjir bandang terjadi ke wilayah Tapteng tepatnya di perlintasan aliran sungai Aek Sirahar yang ada di Kecamatan Andam Dewi dan Barus.

Oloan menuturkan ia telah berkoordinasi dengan pihak PLTA, namun mereka tidak berani melakukan tindakan karena dibagian atas (hulu) PLTA ada penggundulan hutan yang sedang ditanami sawit bermarga Sihotang.

"Posisinya pas di dataran sungai itu. Semua baru saya ketahui sekarang dan saya baru pertama kali kesana, semua lahan hutan itu sudah jadi sawit," ujarnya.

Mendengar itu, Bupati Masinton mengajak Bupati Oloan untuk melaporkan melalui Gakkumdu oknum penanam sawit tersebut.

"Tadi hal itu sudah saya sampaikan ke Kapolres Humbahas. Kondisinya memang karena penebangan hutan. Hutan telah gundul, sehingga longsor bebatuan dan lokasi turbin tertutup rata," katanya.

Oloan mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian ini dengan membuat surat ke Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Boby Nasution serta membuat laporkan resmi ke BPBD.

Ia menyarankan kepada Bupati Masinton agar segera memerintahkan BPBD Tapteng untuk datang ke Kecamatan Pakkat untuk mencek lokasi dan kondisi PLTA ESS Sipulak.

"Solusinya adalah jangan sempat hujan dan pelan-pelan longsoran itu cepat digali menggunakan ekskavator," ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN