Tuesday, October 13, 2026
home_banner_first
SUMUT

Penjual Daging di Dairi Berharap SPPG Libatkan UMKM Lokal untuk Menu MBG

Mistar.idSelasa, 13 Oktober 2026 pukul 14.43 WIB
penjual_daging_di_dairi_berharap_sppg_libatkan_umkm_lokal_untuk_menu_mbg

Tempat penjualan daging halal milik Sahabat Berampu di Pasar Sidikalang. (Foto: Heppy Julius Manurung/Mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID - Penjual daging sapi, kerbau, dan kambing di Pusat Pasar Sidikalang, Kabupaten Dairi, berharap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dengan memanfaatkan produk daging dari pedagang setempat untuk menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Harapan tersebut disampaikan Sahabat Berampu, salah seorang penjual daging di Pasar Sidikalang, saat tempat usahanya ditinjau Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Selasa (13/10/2026).

Sahabat mengatakan, dirinya telah memiliki sertifikat halal untuk penjualan daging, sertifikat juru potong hewan, serta sertifikat dokter hewan. Menurutnya, kelengkapan sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya meyakinkan konsumen mengenai kualitas dan kehalalan produk yang dijual.

Ia berharap Badan Gizi Nasional (BGN) dan Pemerintah Kabupaten Dairi dapat mengarahkan SPPG agar turut memberdayakan UMKM setempat. Dengan demikian, pelaksanaan program MBG diharapkan dapat ikut menggerakkan perekonomian masyarakat.

Di tempat yang sama, pihak BPJPH, Malahayati Situmorang, mengatakan hasil monitoring terhadap SPPG di Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat menunjukkan masih banyak penyedia menu MBG yang menggunakan daging ayam sebagai lauk, tanpa variasi daging sapi atau kerbau.

Menurut Malahayati, aspirasi mengenai variasi menu berbahan daging sapi dan kerbau juga disampaikan para penerima manfaat MBG, termasuk melalui orang tua mereka. Mereka berharap menu tersebut sesekali disajikan dalam bentuk rendang atau gulai.

“Menurut para penerima MBG di lapangan, mereka ingin sesekali dibuat menu MBG berbasis daging sapi, rendang atau gulai. Terutama di Pakpak Bharat,” kata Malahayati.

Terpisah, Koordinator BGN Kabupaten Dairi, Pahlawan Nasution, mengatakan tidak ada aturan yang mewajibkan maupun melarang penggunaan daging sapi dalam kombinasi menu MBG.

Meski demikian, ia menyatakan dukungannya terhadap pemanfaatan dan pemberdayaan UMKM setempat dalam penyediaan bahan pangan untuk program tersebut.

Menurut Pahlawan, bahan pangan lokal yang dapat dimanfaatkan antara lain sayur, beras, lauk, dan bahan makanan lainnya.

“Kita dukung kombinasi menu MBG dari daerah setempat,” ujarnya saat dikonfirmasi Mistar melalui telepon.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh Mistar dari keluarga penerima manfaat MBG di pedesaan, menu yang disajikan belakangan ini disebut belum pernah menggunakan daging sapi, kerbau, atau kambing dalam olahan seperti rendang maupun gulai.

“Menunya daging ayam terus,” kata F Purba. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN