Pengendara Keluhkan Kondisi Jalinsum Sidikalang-Medan Sempit dan Dalamnya Beram

Sejumlah pengendara mulai memadati Jalinsum Sumbul-Sitinjo-Sidikalang, Kabupaten Dairi menjelang Nataru. (Foto: Manru/Mistar)
Dairi, MISTAR.ID
Menjelang Nataru (Natal 2025 dan Tahun Baru 2026), arus lalu lintas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) ruas Sidikalang-Kabanjahe-Medan mulai terlihat ramai kendaraan dan tidak sedikit warga pengendara mengeluhkan kondisi jalan sempit dan dalamnya beram jalan.
Pantauan mistar di sepanjang Jalinsum kendaraan mulai padat serta di beberapa titik ruas jalan sudah mulai terjadi kemacetan mulai dari Tanjung Beringin-Sumbul-Sitinjo hingga Sidikalang, Senin (15/12/2025).
Sejumlah pengendara terutama yang baru melintas di Jalinsum Lae Pondom-Sumbul-Sitinjo-Sidikalang mengeluhkan kondisi jalan yang begitu sempit dan dalamnya beram jalan.
Ramainya arus kendaraan di jalur tersebut, warga menilai tidak hanya faktor menjelang Nataru. Namun, bertambahnya kendaraan jalan alternatif menuju Aceh Tenggara, Aceh Besar via Aceh Selatan, Barus Tapteng dan Sibolga melalui Dairi-Pakpak Bharat-Subulussalam-Singkil.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Dairi, Hasudungan Leo Sianturi menyebut Dishub bersama Polres Dairi dan pihak terkait akan melakukan rapat koordinasi besok, Selasa (16/12/2025), tentang pengaturan arus lalu lintas dan pendirian pos pengamanan serta pos pelayanan Nataru di tiga titik wilayah Jalinsum Dairi.
"Besok digelar rakor penetapan tentang hal itu, kemudian tanggal 20 Desember ini Pospam dan Posyan beroperasi yang didirikan di Jalinsum Simpang Silahisabungan Lae Pondom. Simpang Tiga Sitinjo jalur penghubung ke Kabupaten Samosir dan Humbang Hasundutan serta di Simpang Salak Sidikalang yang menghubungkan jalan ke Pakpak Bharat dan Provinsi Aceh," ucanya ketika dikonfirmasi mistar.






















