Pemerintah Salurkan Santunan Kematian kepada 78 Ahli Waris Korban Bencana di Tapteng

Ketua Pokja Pemulihan Sosial Direktorat Jenderal Perlindungan Sosial Korban Bencana Kementerian Sosial, Hijrah Manfaluty menyerahkan secara simbolis bantuan santunan kematian korban bencana alam kepada Sekda Tapteng, Binsar TH Sitanggang. (foto: dok Diskominfo Tapteng/mistar)
Tapteng, MISTAR.ID
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) menyalurkan santunan kematian dari Kementerian Sosial sebesar Rp1.170.000.000 kepada 78 ahli waris Korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapteng.
Penyerahan dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Tapteng, Binsar TH Sitanggang, bersama Ketua Pokja Pemulihan Sosial Direktorat Jenderal Perlindungan Sosial Korban Bencana Kementerian Sosial RI Hijrah Manfaluty di Toba Room Pia Hotel Pandan, Jumat, (6/3/2026) malam.
Sekda Tapteng, Binsar TH Sitanggang, menyampaikan pemberian santunan kepada ahli waris merupakan bukti nyata negara hadir membantu dan memberikan perlindungan kepada masyarakat yang penyalurannya melalui Kementerian Sosial.
Ia menjelaskan Pemerintah menyalurkan santunan kepada sebanyak 78 ahli waris, masing-masing akan mendapatkan Rp15 juta secara tunai.
"Kami menyadari bahwa santunan ini tidak akan pernah mampu menggantikan kehilangan orang yang bapak Ibu sayangi. Namun kami berharap bahwa bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan membantu keluarga korban dan bangkit kembali kehidupan yang lebih baik," ujarnya.
Pemkab Tapteng mengajak seluruh ahli waris untuk mengambil hikmah dari kejadian bencana banjir bandang dan tanah longsor tersebut dan tetap bersabar dan kuat menghadapi segala cobaan.
"Tanggung jawab kita bersama sekarang adalah menjaga alam sekitar agar bencana serupa tidak terulang di masa mendatang," katanya.
Sekda Binsar juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses penanganan bencana dan penyaluran bantuan selama ini di Kabupaten Tapteng kepada korban terdampak bencana.
Sementara itu, mewakili dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, Ketua Pokja Pemulihan Sosial Direktorat Jenderal Perlindungan Sosial Korban Bencana Kementerian Sosial RI Hijrah Manfaluty menyampaikan, program ini merupakan program pemerintah memberikan bantuan kepada ahli waris bencana alam.
"Ini adalah bukti keseriusan Pemerintah dan sebagai ungkapan empati kepada ahli waris korban. Kiranya bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya," tuturnya.
Hijrah juga berharap agar masyarakat lebih waspada terhadap bencana dan tidak melakukan perusakan lingkungan. "Mari sama-sama menjaga kelestarian alam agar bencana tidak datang lagi," ucapnya.















